Anjal Meningkat, Pol PP Tidak Melarang Mereka Mencari Nafkah


hallobanua.com, Banjarmasin - Keberadaan Anak Jalanan (anjal) di Kota Banjarmasin mulai menjamur kembali. Apalagi disaat pandemi ini,  waktu anak anak yang tadinya mereka gunakan untuk belajar daring di rumah, justru mereka manfaatkan untuk mencari nafkah. 

Dari pantauan hallobanua.com di lapangan, beberapa anak jalana terlihat di kawasan Simpang Empat Jl. Lambung Mangkurat Banjarmasin, atau tepatnya di Lampu Merah Gereja Katedral. 

Beberapa anak terlihat membersihkan kaca mobil pengendara dengan kemoceng, sembari yang lain menjual buku gambar kepada pengendara yang berhenti saat lampu merah, seraya berharap mendapatkan imbalan dari pengendara. 

Muhammad Ikhsan (11), salah satunya. Bocah asal Kelayan A Banjarmasin tersebut, harus turun ke jalan untuk mencari nafkah, demi membantu keluarga. Ayah yang hanya bekerja sebagai tukang parkir dan sang ibu sebagai penjual es dirumah, membuatnya harus ikut mencari nafkah. 

"Biasa dari pagi jam 9 sudah disini. Dari rumah naik kelotok. Sehari bisa dapat sekitar Rp50 ribu," ujarnya  kepada hallobanua.com, Selasa (23/02/20) pagi. 

Saat ditanya apakah pernah terjaring anggota Satpol PP, Ia mengaku sudah 9 kali tertangkap petugas Pol PP. Bahkan ia bersama kawan-kawan digelandang ke rumah singgah di Jl. Lingkar Selatan. 

"Sering kabur kalau ada anggota Pol PP lewat. Kalau ditangkap pulang jalan kaki. Bahkan kadang-kadang uang hasil kerjaannya juga disita oknum anggota," pungkasnya. 


Karena keadaaan, padahal ketika mencari nafkah di jalanan,  sebenarnya adalah waktunya belajar di sekolah sebagai siswa di SDN Murung Raya 5. 

Namun karena pandemi dan sekolah ditutup, maka waktu itu justru Ia manfaatkan untuk bekerja, meskipun sebenarnya ada pembelajaran secara daring. 

Terkait hal itu, saat dikonfirmasi, Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Kota Banjarmasin Fahrurrazi, mengungkapkan, saat ini anjal di Kota Banjarmasin memang terus ada peningkatan. 

"Ya, karena memang anak-anak sekarang libur ya, jadi banyak itu ikut temannya segala macam. Akhirnya jadi peminta-minta. Terus terang sekarang agak meningkat," ucapnya kepada hallobanua.com, Selasa, (23/02/21) 

Pihaknya mengaku, tidak melarang mereka untuk melakukan aktivitas mencari rezeki, asalkan di tempat yang tidak dilarang. 

"Jadi memang persoalan seperti ini pasti ada, yang jelas Satpol PP tidak melarang mereka cari rezeki, tapi bukan ditempat yang dilarang seperti prempatan jalan dan di lampu merah," ucapnya pria yang biasa disapa Razie. 

Razie mengancam jika kedapatan anak-anak yang masih melakukan aktivitas di tempat yang dilarang,  petugas Pol PP tak segan segan  untuk melakukan tindakan penertiban. 

Penulis: Rian | Editor: Yayan
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!