Warga Simpang Pangambangan Berharap Pemko Banjarmasin Perbaiki Jalan Amblas

hallobanua.com, Banjarmasin - Warga di Simpang Pengambangan Kelurahan Pangambangan, Banjarmasin Timur berharap permintaan untuk perbaikan jalan oleh Pemko Banjarmasin, agar segera direalisasikan. 

Jalan lingkungan warga yang sebelumnya beraspal, namun akibat abrasi sungai,  kini jalan tersebut amblas. 

Dikarenakan permohonan warga setempat terkesan lamban digubris oleh Pemko Banjarmasin, akhirnya warga berinisiatif secara swadaya dan bantuan dari donatur, membuat jalan titian ulin sepanjang kurang mebih 150  m.

"Sudah sejak 2014 kami merasakan kondisi ini. Sudah berapa kali juga kami usulkan perbaikan. Dan yang terbaru saat rapat 2020 tadi. Padahal sudah diukur, dibor. Tapi tidak ada juga perbaikannya," ujar Ketua RT 10 Simpang Pangambangan kepada hallobanua.com. 

Ia berharap, separuh jalan yang belum tersentuh perbaikan bisa segera menyusul. Dimana masih ada sekitar 150 meter yang kondisinya masih rendah. 

"RT. 10 masih ada 30 meteran belum diperbaiki juga. Sisanya RT. 28 sekitar 100 meter lebih. Kami harapkan juga dibuatkan jalan titian menyambung titian yang sudah kami bangun," harapnya. 

Senada dengan ketua RT.10, Gusti Setia (68) warga Simpang Pangambangan tersebut mengatakan pembangunan dilakukan oleh warga bersama dermawan,  karena sudah lama menunggu agar jalan diperbaiki. 

"Sudah sejak lama kami menunggu ini diperbaiki. Kalau tidak salah sudah 3 kali pemilu," kata Gusti. 

Sementara itu, Kepala Bidang Permukiman, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Banjarmasin, Agus Heru Jayadi, menjelaskan bahwa kini penanganan kawasan tersebut ada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin. 

"Itu sudah dilimpahkan ke PUPR. Ada berita acaranya, sudah dirapatkan di Pemko tahun 2020 ada rapat bersama. Lengkap dibahas, jadi disepakati bahwa penanganan ada di Dinas PUPR," ucapnya, saat dihubungi rekanan medai melalui telepon, Senin (22/02/21) kemarin. 

Setidaknya ada tiga Rukun Tetangga (RT) yang ada di jalan sepanjang kurang lebih 300 meter itu, yakni RT. 9, RT. 10 dan RT. 28. Namun baru separuhnya yang kondisinya diperbaiki dan berubah menjadi jalan titian dengan gotong masyarakat setempat. 

Penulis: Rian | Editor: Yayan

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!