272 Anggota TNI Divaksin, Danrem : Upaya Memutus Mata Rantai Penularan Covid 19



hallobanua.com, Banjarmasin - Komando Resor Milter (Korem) 101 Antasari gelar vaksinasi tahap 2 yang dilaksanakan di Aula Korem 101 Antasari, Jl. Jend Sudirman No.7, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Sabtu, (06/03/21).

Kegiatan vaksinasi tersebut dilaksanakan guna mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, di Kalimantan Selatan, khususnya di Kota Banjarmasin. 

Vaksinasi merupakan suatu prosedur memasukkan vaksin ke dalam tubuh untuk menstimulasi sistem imun tubuh untuk memproduksi imunitas terhadap suatu penyakit, salah satunya adalah virus Covid-19.

Dari pantauan hallobanua.com, kegiatan tersebut dibuka langsung Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Firmansyah, dan diikuti sebanyak 272 orang anggota TNI dan PNS TNI dilingkup Makorem 101/Antasari. 

Dalam sambutannya, Danrem 101/Antasari mengungkapkan, kegiatan vaksin serentak yang merupakan program nasional dari pemerintah pusat. 

"Vaksin dilaksanakan dalam rangka kita memutus penyebaran mata rantai Covid-19 dan membentuk kekebalan imunitas di lingkungan masyarakat termasuk anggota TNI AD dan PNS," ujarnya. 

Dilanjutkannya, sebelumnya pelaksanaan vaksin untuk wilayah Kalsel, telah dilaksanakan mulai dari tanggal 3 Meret sampai 5 Maret lalu, menyasar Satpol PP dan Kepolisian. Hingga hari ini tanggal 6 Maret dikhususkan dilaksanakan di Korem 101/Antasari. 

“Tahap satu  lalu sudah kita laksanakan dimana diutamakan kepada pimpinan wilayah, Forkompinda dimana saya ikut. Kemudian yang sekarang merupakan yang tahap II ini menyasar organisasi tertentu termasuk yang didalamnya adalah TNI. Untuk kita TNI melaksanakan vaksin karena merupakan ujung tombak pelaksanaan protokol kesehatan di lapangan,” katanya. 

Ditambahkannya, sedangkan para Dandim juga melaksanakan vaksinasi sesuai jadwal yang ada di lingkungan masing-masing sesuai koordinasi. 

Ia juga mengungkspkan, sesuai perintah dari Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), bahwa pelaksanaan vaksinasi di lingkungan TNI Angkatan Darat diharapkan dapat selesai pada bulan April sesuai dengan ketentuan persyaratan yang telah ditentukan. 

Danrem juga berharap, anggota TNI/PNS yang sudah dilakukan vaksin juga bisa membantu memberikan informasi kepada masyarakat. Bahwa vaksin yang dilakukan adalah demi kesehatan bersama. 

“harapannya, vaksinasi ini terus di disosialisasikan. Vaksin ini sehat, aman dan halal,” tutupnya. 

Rian/Yayan

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!