Bangunan dan JBG Tak Miliki Izin, Doyo: Kita Akan Tindak Tegas!



hallobanua.com, Banjarmasin - Satuan Tugas (Satgas) Normalisasi Sungai dan Penanggulangan Banjir (NSPB) Kota Banjarmasin mengindikasi adanya Jembatan Bangunan Gedung (JBG) yang dibangun diluar ketentuan peraturan pemerintah. 

Dugaan tersebut dikemukakan langsung oleh Ketua Satgas NSPB Kota Banjarmasin, Doyo Pudjadi, saat pembongkaran jembatan milik Polsek Banjarmasin Timur, Jumat (05/03/21) pagi kemarin. 

Ia menerangkan, ketentuan pembangunan JBG yang menghubungkan jalan utama menuju bangunan gedung hanyalah 5 meter. 

"Sesuai ketentuan, pembangunan jembatan yang menghubungkan jalan utama dengan area pertokoan atau perhotelan dan sebagainya hanya diberikan izin maksimal 5 meter saja,"  tukas Doyo. 

Ia pun menegaskan, terdapat dua kemungkinan jika ditemukan jembatan khususnya di kawasan Jalan A Yani yang lebarnya lebih dari 5 meter, yakni kemungkinan bangunan tersebut tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau menyalahi izin yang telah diberikan. 

"Tentu kita harus tegas ! izinnya saja hanya 5 meter, kenapa dibangunnya lebih ? apalagi bangunannya rendah. Mau tidak mau harus dibongkar," tegasnya. 

Meski begitu, ia mengaku pihaknya tetap mengedepankan proses negosiasi kepada para pemilik bangunan. Apakah pembongkarannya  dilakukan sendiri atau diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin. 

"Tentu kita lakukan nego dengan owner bangunan sebelum pembongkaran, termasuk seperti apa teknis dan kapan harus dibongkar," tukasnya. 

Tidak hanya itu, Doyo juga memperkirakan ada lebih 50% JBG di kawasan Jalan A Yani, Banjarmasin yang fungsinya disalahgunakan. 

"Tampaknya cukup banyak jembatan yang dijadikan tempat parkir. Jadi logikanya mereka ini tidak ada izin, karena izinnya hanya lima meter. Sedangkan fakta di lapangan tidak seperti itu," tandasnya. 

Oleh sebab itu, sebelum melakukan pembongkaran Satgas Normalisasi Sungai harus melakukan negosiasi terlebih dahulu dengan menanyakan IMB dari JBG tersebut. 

"Supaya pemilik bangunan yang melanggar ketentuan ini bisa ikut mendukung upaya normalisasi sungai dan merelakan JBG miliknya untuk dibongkar," pungkasnya. 

Rian/Yayan

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!