Nekat Kabur Di Siang Bolong, Pelarian Sandi Dan Dino Berakhir Di Dor!

Kapolres HSS AKB  Siswoyo

hallobanua.com, Kandangan – Menjadi warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kandangan apalagi masa hukuman yang dijalani masih cukup  lama, membuat dua orang narapidana yakni Sandi dan Dino tidak betah jadi penghuni rutan, hingga mereka berdua bersama dua napi lainnya, nekad kabur dari rumah tahanan.

Bahkan, napi bernama Sandi ini, tak membuatnya jera, sebelumnya saat menjadi penghuni Polsek Sungai Raya Kabupaten HSS, akibat  tersandung  kasus pencurian,  ia juga sempat kabur dari rutan.

Seperti dilansir hallobanua.com,  sebelumnya, Sandi dan Dino, napi kasus pencurian, bersama dua  narapidana lainnya, nekad kabur dari Rutan Kelas II B Kandangan, dengan cara memanjat dinding tembok rutan, menggunakan kain sprei dan sarung, pada Senin (2/3/21) siang. 

Usai memanjat, empat orang napi kabur itu kemudian berlari keluar melalui Terminal Kandangan.

Mendapat laporan adanya napi kabur dari Kepala Rutan Kelas II B Kandangan,  Kapolres HSS AKBP Siswoyo langsung menginstruksikan anggotanya untuk  melakukan pengejaran dan penangkapan.

Alhasil, tak berselang lama, dua orang napi yang sempat kabur, yakni Sandi dan Dino, berhasil diringkus anggota Polres HSS,di  Desa Binjai Kelurahan Jambu  Hilir Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Senin siang (2/3/21). Sedangkan, dua napi lainnya, diketahui berinisial SY dan UB keduanya terlibat kasus penipuan dan pencurian, masih buron.
"Mereka berempat ini lari ke pasar, kemudian kita mendapat info yang kita cari kabur ke Pulau Nagara lalu berenang menyeberangi sungai masuk ke Binjai kelurahan Jambu Hilir, lalu mereka berempat tadi berpencar menjadi dua di depan duluan dua belakangan nah yang belum tertangkap yang dua dibelakang ini masih dalam pengejaran," tutur Kapolres HSS , AKBP Siswoyo, Senin petang (2/3/21), kepada sejumlah awak media.

Dua narapidana kabur Dino dan Sandi kembali tertangkap setelah sempat kabur dari Rutan Kelas II B Kandangan

Menurut laporan warga dua orang napi yang diketahui bernama Sandi dan Dino sempat meminta minum di rumah warga sebelum mereka melanjutkan pelarian dan akhirnya tertangkap oleh anggota Polres HSS.

Bahkan menurut AKBP Siswoyo, Sandi pernah melakukan pelarian waktu menjadi tahanan Polsek Sungai Raya atas kasus yang sama yakni curanmor.

"Si Sandi ini bahkan pernah lari juga dari tahanan Polsek Sungai Raya lalu kita tangkap kembali, dan sekarang yang kabur dari rutan ini adalah pelariannya yang kedua," pungkasnya.

Polres HSS menghadiahi Sandi dan Dino timah panas di kaki mereka karena mencoba kabur dari kejaran petugas.

"Kami lakukan tindakan tegas dan terukur kepada dua  napi yang kabur ini karena mereka tidak mengindahkan arahan petugas untuk tidak melarikan diri," pungkasnya.

Putra/Yayan
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!