Pemko Banjarmasin Terima Plakat Penghargaan Pengurangan Sampah Dari Kementrian LHK

hallobanua.com, Banjarmasin – Kerja keras Pemerintah Kota Banjarmasin dalam upaya mengelola dan mengurangi sampah di Kota Banjarmasin, membuahkan hasil. Sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah pusat, Selasa (9/3/21) kemarin, plakat monument penghargaan dari Kementrian LHK tiba di Balaikota.

Plakat tersebut diterima langsung Pelaksana Harian (Plh) Walikota Banjarmasin, Mukhyar, bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin. 

Mukhyar mengungkapkan, dari seluruh Indonesia, hanya 13 Kabupaten dan 1 Provinsi yang dapat penghargaan dari Pemerintah Pusat tersebut. 

“Jadi Pemerintah Kota Banjarmasin itu mendapatkan piagam penghargaan kinerja pengurangan sampah untuk tahun 2020. Untuk Kalimantan Selatan hanya dua saja yang dapat penghargaan ini yakni Banjarmasin dan Banjarbaru," ucap Mukhyar, sambil tersenyum usai menerima secara simbolis piala penghargaan tersebut. 

Ia juga berharap, ke depannya kinerja program pengelolaan sampah yang dilaksanakan Pemko Banjarmasin semakin baik, sehingga status kota bersih terus melekat di Bumi Kayuh Baimbai tersebut. 

“Ini merupakan sebuah tantangan bagi Pemerintah Kota Banjarmasin supaya ke depannya lebih baik, dan mudah-mudahan bisa mempertahankan kinerja pengelolaan sampah di Kota Banjarmasin seperti tahun 2020,” pungkasnya. 

Sebelumnya, saat kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2021 mengangkat tema 'Mari Kita Jadikan Sampah Sebagai Bahan Baku Ekonomi Di Masa Pandemi', Kota Banjarmasin juga mendapat penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, atas program kinerjanya dalam pegurangan dan pengelolaan sampah. 

Selain menerima penghargaan, saat itu Pemko Banjarmasin juga menerima Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp. 9,4 M. 

“Selamat kepada daerah-daerah yang menerima penghargaan dan DID. kami berharap bantuan pemerintah pusat dalam bentuk sarana dan prasarana subsidi dan insentif lainnya dapat memicu percepatan peningkatan kapasitas Pemda dalam pengelolaan sampah,” ujar Siti Nurbaya, saat itu. 

Dikatakannya, hingga saat ini sudah terdapat 2 provinsi dan 39 kabupaten, kota yang telah mengeluarkan kebijakan kepala daerah terkait dengan pelarangan dan pembatasan penggunaan kantong plastik. 

Atas inisiatif tersebut, ia menyampaikan rasa hormat dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh pemerintahan daerah. 

Sekedar informasi, tahun 2019 lalu, untuk keempat kalinya Pemko Banjarmasin mendapat penghargaan Adipura dari Kementerian LHK.

Bersamaan dengan diterimanya penghargaan tersebut, Pemko Banjarmasin juga mendapatkan penghargaan adiwiyata untuk beberapa sekolah berwawasan lingkungan serta DID sebesar Rp9,4 miliar. 

DID tersebut diberikan untuk mengapresiasi Pemko Banjarmasin yang telah menerbitkan serta memberlakukan Perwali Nomor 18 Tahun 2016, tentang Larangan Penggunaan Kantong Plastik Bagi Ritel dan Toko Modern. Rian Akhmad/Yayan

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar