Pj Gubernur Kalsel Berpesan Prokes Diperketat Saat Pelaksanaan PSU di Banjarmasin

hallobanua.com, Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin mengikuti kegiatan rapat koordinasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro ke 3 tahun 2021 Se-Kalimantan Selatan secara virtual melalui platform Zoom yang berlangsung di Ruang Banjarmasin Command Center (BBC), Senin (22/3/21) kemarin.

Kegiatan tersebut, dipimpin oleh Pejabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan, Dr. Drs. Syafrizal Z.A., M.Si. dan dihadiri oleh Pelaksana harian (Plh) Walikota Banjarmasin, Drs H Mukhyar M.Ap bersama Kepala Daerah dan Forkopimda se Kalimantan Selatan. 

Dalam paparannya, Pj Gubernur Kalimantan Selatan menyampaikan berdasarkan surat Kemendagri terbaru Nomor 6, provinsi Kalimantan Selatan menjadi salah satu daerah prioritas yang dimonitoring perkembangan kasus Covid-19. 

"Nah, hari ini karena sudah ditetapkan jadi daerah prioritas, artinya mulai di tanggal besok kita akan dimonitor angka-angkanya dan disiarkan secara nasional," papar Pj Gubernur Kalsel, Dr. Drs. Syafrizal. 

Sementara itu, Ia menekankan untuk wilayah Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tapin agar lebih ketat menerapkan Protokol Kesehatan terkait pelaksanaan Pemiungutan  Suara Ulang (PSU). 

"Khusus pada Kabupaten Banjar dan Tapin serta Kota Banjarmasin agar dapat berkoordinasi dengan unsur terkait seperti KPU dan Bawaslu, mengenai Pemilihan Suara Ulang (PSU) dengan Protokol Kesehatan," pesannya. 

Hal ini tentu berkaca pada kasus penyebaran virus asal kota Wuhan itu, mengingat dimana per 21 Maret 2021, angka kasus positif Covid-19 di Kalimantan Selatan sudah mencapai puluhan ribu orang dan kasus kematian mencapai ratusan jiwa. 

Diskominfotik dan tim liputan/ Yayan

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!