RHK Dibuat Untuk Menunjang ETLE, Masih Banyak Pengendara Tidak Paham


hallobanua.com, Banjarmasin – Sejak dibuat oleh dinas dan instansi terkait, tak sedikit masyarakat selaku pengguna jalan yang memahami fungsi Ruang Henti Kendaraan (RHK) tersebut. Oleh karena itu, jajaran Satlantas Polresta Banjarmasin, saat ini gencar melakukan tahap sosialisasi.
  
Berdasarkan pantauan hallobanua.com, masyarakat pengguna jalan masih banyak yang belum mengetahui fungsi dari marka berwarna merah tersebut. 

Tak sedikit juga  pengguna kendaraan roda 4 yang masih masuk ke dalam marka RHK ketika berhenti di traffic light.  Bahkan, salah seorang pengguna jalan terlihat bingung ketika berhenti saat menunggu lampu merah selesai. 

"Belum tahu tanda merah di badan jalan ini untuk apa, makanya tadi ragu mau stop di belakang atau di dalam marka," ucap salah seorang pengendara yang tidak mau disebut namanya. 

Menyikapi hal itu, Kasat Lantas Polresta Banjarmasin Kompol Gustav Mamuaya  mengungkapkan, RHK merupakan titik atau tempat khusus untuk pengendara roda 2 berhenti. 

Menurutnya, masih banyak pengendara yang berusaha dan mencari celah  dengan berhenti atau bersembunyi disela-sela mobil dan tak terlihat kamera pemantau. 

"Karena dibeberapa titik kita membutuhkan space tambahan, menghindari agar  pengendara itu tidak nyari celah,"tuturnya. 

Tujuan pembuatan dan sosialisasi RHK ini lanjut  Gustav, merupakan langkah awal dari Pemberlakuan ETLE (Elektronik Traffic Law Enforcemen). 

"RHK ini sebenarnya langkah awal dari pemberlakuan ETLE, jadi penilangan kendaraan nanti, kita menggunakan sistem kamera langsung," ucap Gustav. 

Masih ujar Gustav, dalam sosialisasi RHK, pihaknya juga turut menurunkan personil kepolisian. 

"Mulai dari kemarin juga sudah sosialisasi, anggota kita juga kita perintahkan untuk sosialisasi kepada masyarakat," ungkapnya. 

Gustav mengungkapkan, pemberlakuan ETLE ini nanti rencananya dijadwalkan akhir April 2021 mendatang. 

"Yang launching awal itu Polda Kalsel, jadi dalam waktu satu dua bulan kedepan kita dalam tahap sosialisasi ETLE  dulu," tuturnya. 

Kasat lantas juga berharap agar masyarakat selalu mentaati peraturan lalu lintas di Kota Banjarmasin. 

"Besar harapan saya kepada masyarakat agar semakin tertib dalam berkendara. Karena apa yang sudah dilakukan pihak kepolisian, dinas terkait dan balai jalan, itu untuk keselamatan kita bersama," pungkasnya. 

Seperti diberitakan, marka merah saat ini terdapat di tiga titik traffic light pada Jalan A Yani Kilometer 6 (arah keluar kota), Jalan Lambung Mangkurat dan Jalan Pangeran Samudra (di samping Hotel Arum) tersebut di peruntungkan untuk pengendara roda dua. Rian/Yayan
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!