Varian Corona Bermutasi, Dinkes Himbau Warga Terus Terapkan 4M



hallobanua.com, Banjarmasin - Baru-baru ini, dunia dikagetkan dengan kasus baru soal mutasi virus Corona menjadi Corona B.1.1.7. 

Saat ini, varian virus Corona asal Inggris tersebut baru diketahui ditemukan di Karawang, Jawa Barat. 

Meski begitu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi memastikan, virus tersebut belum masuk Kota Banjarmasin. 

“Sejauh ini kita belum menemukan adanya strain baru di Banjarmasin dari virus tersebut,” ungkapnya. 

Kendati demikian, Machli tetap meminta warga Kota Banjarmasin untuk selalu waspada dan tidak kendor dalam menjalankan protokol kesehatan dalam penanganan Covid-19. 

Gejalanya sendiri terbilang sama dari sebelumnya. Namun, varian baru virus corona B.1.1.7 ini selain lebih menular, juga lebih mematikan. 

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Banjarmasin mengatakan bahwa kalangan yang rentan tertular adalah Lansia (Lanjut Usia). Terlebih yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid. 

Oleh karena itu, Machli kembali mengingatkan warga untuk lebih ekstra menjalankan protokol kesehatan dengan menerapkan 4M. Menjaga jarak, mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan menghindari kerumunan. 

“Sebenarnya mengatasi covid itu mudah. Kita sudah punya cara untuk mengatasi itu. Yaitu dengan taat protokol kesehatan. Karena apapun jenis trend nya, penularannya sama melalui droplet,” ujarnya. 

Dari informasi sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, melaporkan temuan dua kasus B.1.1.7 pada Senin (1/3/21) malam lalu. 

Dante menuturkan, pemerintah telah memeriksa 462 kasus dalam beberapa bulan terakhir. Hasilnya, ditemukan dua kasus mutasi virus corona tersebut. 

Dengan masuknya mutasi virus corona ini, penanganan pandemi Covid-19 dirasa akan semakin sulit. Rian/Yayan

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!