Jelang PSU, Ratusan Pamplet Paslon Ditemukan Bertebaran di Jalan

hallobanua.com, Banjarmasin – Menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU),  banyak ditemukan ratusan pamflet maupun selebaran berupa foto dari masing-masing pasangan calon (Paslon). Alat Peraga Kampanye (APK) tersebut, ditemukan warga di wilayah PSU.

Anehnya dalam pamflet tersebut,  hanya ada dua paslon saja yakni dari Paslon nomor urut 02 Ibnu - Arifin dan Paslon nomor urut 04 Ananda - Mushaffa. Sementara, dalam PSU nanti, ke 4 paslon pilwali Kota Banjarmasin harus ikut dalam pemilihan ulang pada 28 April 2021 nanti.

Dengan adanya temuan tersebut, muncul kesan dari masyarakat jika terjadi kegiatan kampanye.

Nordin, salah seorang warga Kelayan Dalam yang kebetulan bepergian ke daerah Murung Raya, mengaku tidak sengaja menemukan pamflet tersebut di tengah perjalanan. 

"Mau melayat keluarga pagi tadi dan tidak sengaja menemukan selebaran di jalan," ungkapnya kepada hallobanua.com, Kamis (22/4/21) kemarin.

Walaupun bukan merupakan warga di daerah yang mengadakan PSU. Dirinya menilai bahwa tindakan kampanye jelang PSU tentunya tidak boleh dilakukan oleh masing-masing Paslon. 

"Kalau PSU tidak boleh kampanye tapi kenapa ada itu. Siapa yang sengaja menghamburkan," tuturnya. 

Sementara itu, Hamdhani, salah satu warga Mantuil juga mengaku telah menemukan ratusan pamflet kedua paslon di daerahnya.

Dikatakannya, pamflet gambar Ibnu - Arifin dan AnandaMu ditemukan dalam kondisi distaples dan ada stempel yang bertuliskan relawan PSU yang bertebaran di sepanjang bahu kiri kanan jalan sejak subuh tadi. 

"Tidak hanya saya saja yang menemukan warga lainnya juga. Sempat membuat geger kita, kok ada selembaran ini berhamburan di jalan. Cuman dua paslon saja lagi padahal tidak boleh kampanye," ucapnya kepada hallobanua.com melalui sambungan telpon. 

Menurutnya ini merupakan tindakan yang di sengaja dari oknum yang tidak bertanggungjawab untuk membuat kekacauan menjelang PSU. 

"Sengaja ditebar pagi buta saat sepi. Ini bisa disebut pengacau kenapa hanya 2 paslon saja yang ditebarkan? Kenapa disebar di daerah PSU? Sangat jelas ini adalah perbuatan orang tidak bertanggungjawab yang ingin mengacaukan PSU dan menimbulkan adu domba," tandasnya. 

Dengan kejadian ini, Ia pun berharap  pihak Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Banjarmasin segera menindaklanjuti hal tersebut,  karena cukup meresahkan mengingat situasi sedang memanas ini jelang PSU. Ia juga berharap hal-hal serupa tidak terulang kembali. 

"Harapan kami Bawaslu menjelang PSU ini bisa bekerja ekstra supaya jangan terulang lagi hal-hal seperti ini," harapnya. 

Tim Liputan/ Yayan

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!