Kembali Sambangi Bawaslu, Tim Pemenangan Paslon 02 Serahkan Bukti Berupa Uang Tunai dan Video Dugaan Politik Uang di PSU


hallobanua.com, Banjarmasin - Tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2 di ajang Pilwali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina - Arifin Noor, kembali sambangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarmasin, Jum'at (30/04/21). 

Kepada awak media, Ketua tim hukum paslon nomor urut 2, Imam Satria Jati menerangkan, kedatangan pihaknya hanya untuk menyerahkan perbaikan alat bukti yang ditemukan beberapa jam menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU). 

"Kita menyerahkan alat bukti berupa uang. Nominalnya jutaan rupiah," ungkapnya, ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Jum'at (30/04/21). 

Tidak hanya alat bukti berupa uang, pihaknya juga menyerahkan beberapa daftar nama-nama penerima uang di wilayah PSU. Ia menerangkan jumlah penerima uang tersebut ada ratusan nama. 

Imam mengaku mendapatkan daftar nama calon penerima uang, serta uang tunai tersebut dari warga di lapangan. 

"Ia yang menyerahkan ke kami. Ia yang disuruh membagikan uang itu, tapi ia tidak mau melakukannya. Saat ini warga itu kami rahasiakan identitasnya, menjaga keselamatannya,"  dan kami juga minta pihak kepolisian untuk dapat melindungi keamanan warga yang menjadi saksi atas dugaan politik uang di PSU tadi, "ungkap Imam. 

Dilanjutkannya, pihaknya juga mengantar 9 orang warga yang mau bersaksi di Bawaslu Kota Banjarmasin. Termasuk, menyerahkan bukti lain berupa video. 

Imam pun menghimbau, kepada warga yang menerima uang lebih baik dikembalikan, yakni bisa langsung ke timnya maupun Bawaslu Kota Banjarmasin. 

"Kami berharap, masyarakat yang menerima uang pada wilayah PSU itu bisa mengembalikan atau melaporkan ke Bawaslu. Dari pada nanti kami telusuri. Karena bagi yang memberi maupun menerima ada sanksinya," pintanya. 

Sementara itu, Kordiv Penindakan Pelanggaran Bawaslu Banjarmasin, Subhani, membenarkan bahwa tim hukum paslon 02 kembali ke Bawaslu untuk melengkapi alat bukti atas laporan  dugaan money politik tersebut. 

"Iya, pelengkapan berkas dilakukan oleh tim hukum paslon 02, kemungkinan hari ini bakal diregister dan akan ada rapat di Penegakkan Hukum Terpadu(Gakkumdu) Bawaslu. baru kita proses penetapan pelanggaran," katanya saat ditelpon awak media, Jum'at, (30/04/21). 

Adapun proses pemeriksaan terdahap para saksi ujar Subhani, pihaknya masih tahap penyusunan jadwal serta rapat dengan pihak gakkumdu  dan Bawaslu Banjarmasin. 

"Kemungkinan karena sudah register, jadi argunya 3+2 mulai besok. Tapi kami masih menyusun dan kita rapatkan," pungkasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa jam sebelum dilaksanakan PSU, Tim Hukum Paslon 02, melaporkan dugaaan politik uang ke Bawaslu Kota Banjarmasin. 

Dalam laporannya, Kordinator Tim Hukum Ibnu- Arifin, Imam Satria Jati mengungkapkan sedikitnya ada 12 orang kordinator yang diduga sebagai pemberi uang kepada masyarakat di 3 kelurahan. 

Selain itu, pihaknya juga melaporkan dugaan  keterlibatan oknum KPPS dalam pelaksanaan PSU Pilwali Kota Banjarmasin. 

Tak hanya itu, Tim Hukum Paslon 02 juga mencium aroma indikasi akan adanya pemilih siluman. 

Rian akhmad/ Yayan
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!