Sempat Hilang Tenggelam, Tak Kurang 10 Jam, Jasad Dani Ditemukan

hallobanua.com, Banjarmasin - Ramadhani (25), warga jalan Kelayan A, Gang Setia Abadi, Kecamatan Banjarmasin Selatan, ditemukan dalam keadaan meninggal oleh tim gabungan rescue Banjarmasin. 

Sebelumnya, korban dikabarkan tenggelam di Sungai Martapura, lebih tepatnya di daerah siring seberang kantor Walikota Banjarmasin, sekitar pukul sekitar pukul 02.40 Wita, Sabtu (24/4/21). 

Setelah dilakukan pencarian, korbam ditemukan tak jauh dari lokasi tenggelamnya korban, pada Sabtu (24/4/21) sekitar pukul 10.10 Wita. 

Bahril, saksi sekaligus teman korban mengatakan, saat kejadian ia sedang berada dilapangan, tengaj bermain bola sembari menunggu sahur. 

"Saat itu korban terjun ke sungai, lalu minta tolong, kepada kami, jadi kami hampiri. Awalnya kita kira korban cuma bercanda, lalu melihat ia kesusahan naik dan badannya sempat keluar masuk air, jadi akhirnya kami mencoba membantunya untuk naik, namun karena kondisi tangga yang licin dan terlalu tinggi dari air, sehingga tidak bisa ditolong," ungkap Bahril. 

Melihat hal tersebut, sontak membuat teman-temannya berinisiatif terjun ke sungai untuk membantu korban. 

"Sudah beberapa kali kita cari didalam air namun tidak ketemu, soalnya susah kelihatannya, karena kondisi malam hari dan juga arus yang lumayan deras didalam air," timpal Bahril. 

Berselang 7 jam pencarian, tepat pada pukul 10.10 wita, jasad Ramadhani ditemukan dengan kondisi sudah tidak bernyawa 

Dari pantauan, terlihat upaya evakuasi korban yang dilakukan oleh warga ,bersama  tim relawan rescue, Basarnas, dan Polair Polresta Banjarmasin. 

Koordinator Operasi dan Pertolongan Basarnas, Andi Zainuddin, mengatakan, setelah melakukan pencarian kurang lebih sekitar 7 jam, akhirnya korban ditemukan dengan kondisi sudah tidak bernyawa lagi. 

"Ditemukan sekitar pukul 10.10 wita tadi. Lokasi sekitar 50 meter dari titik nol," ucapnya melalui sambungan telepon. 

Ia juga mengungkapkan, kondisi korban saat ditemukan masih berada didalam air. 

"Posisi tubuh korban di dalam air, baju nyangkut didalam," katanya. 

Dilanjutkannya, sempat terkendala kondisi pencarian yang gelap saat malam, pencarian pun dilanjutkan sampai pagi hari. 

"Selain itu juga, kondisi arus air sungai yang cukup deras, membuat pencarian jasad korban agak susah," ungkap Andi. 

Saat ini, jasad korban sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka, di kawasan Kelayan A, Kecamacatan Banjarmasin Selatan. 

Rian Akhmad/ Yayan

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!