Serikat PBB, Tuntut THR Dibayar Penuh

hallobanua.com, Banjarmasin - Serikat Pekerja Buruh Banua (PBB) berharap perusahaan yang memperkerjakan karyawannya agar membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) secara penuh atau tanpa cicilan pada lebaran tahun 2021. 

Permintaan tersebut sesuai aturan yang mengacu pada PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Menaker Nomor 6 tahun 2016 tentang THR bagi pekerja di perusahaan. 

“Kami meminta para pengusaha di banua untuk memenuhi kewajibannya di tahun ini secara penuh, tanpa dicicil,” ungkap Presidium PBB, Yoeyoen Indharto. 

Dikatakannya, THR yang dibayarkan penuh dapat meningkatkan daya beli para pekerja. Di samping itu, tentu menurutnya juga berdampak terhadap roda perekonomian masyarakat. 

“Dan itu kita jamin, peningkatan daya beli pasti ada,” kata Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kalsel itu. 

Yoyoen pun tak memungkiri, bahwa pandemi Covid-19 saat ini cukup berdampak terhadap swjumlah perusahaan. Oleh sebab itu, pihaknya meminta perusahaan yang tidak mampu membayar THR harus melaporkan ke Dinas Tenaga Kerja setempat, sesuai surat edaran yang ada. 

Perusahaan wajib menyampaikan hasil audit akuntan publik dalam dua tahun terakhir yang menunjukan perusahaan mengalami kerugian. 

“Kalau tidak melaporkan. Artinya tidak ada alasan pengusaha untuk mencicil atau bahkan tidak membayar THR bagi pekerja,” tegas Yoyoen. 

Atas dasar itu, PBB pun meminta Dinas terkait untuk dapat mengawasi pembayaran THR tahun 2021. Jika terdapat perusahaan yang tak patuh atau nakal, Yoeyoen meminta untuk ditindak tegas. 

Rian Akhmad/ Yayan

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!