Siap-siap! Larangan Mudik Berlaku Hari Ini, Para Pemudik Bakal Disuruh Putar Balik

hallobanua.com, Banjarmasin - Pemerintah pusat resmi melarangan mudik lebaran pada tahun ini. Bukan tanpa alasan, dikarenakan terus meningkatnya pandemi Covid-19 di Indonesia. 

Tak main-main, bahkan Satgas Covid-19 Indonesia telah menerbitkan adendum Surat Edaran (SE) Nomor 13 tahun 2021, tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah. 

Di Kota Banjarmasin sendiri, pemerintah juga turut mendukung upaya dari pemerintah pusat tersebut, yakni dengan memberlakukan larangan mudik jelang momen Idul Fitri atau Lebaran 2021 terhitung sejak 6 Mei sampai 17 Mei 2021. 

Tidak hanya itu, sejumlah transportasi pun juga tidak diizinkan beroperasi selama periode tersebut, antara lain seperti kendaraan bermotor umum dengan jenis mobil bus dan mobil penumpang, serta kendaraan bermotor perseorangan dengan jenis mobil penumpang, mobil, bus, dan sepeda motor atau kendaraan pribadi. 

"Memang sesuai arahan dari Presiden RI, secara nasional memang ada larangan mudik. Jadi terhitung mulai tanggal 6 Mei ini," ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarmasin, Endri, Jum'at, (23/04/21). 

Adapun penurunan personil untuk pelaksanaan dilapangan, Endri mengaku pihaknya masih berkoordinasi dengan instansi terkait baik TNI serta Polri apakah ada penutupan arus atau sekat, pada saat penerapan dilapangan. 

"Untuk personil nanti masih belum diketahui daerah mana atau titik mana yang akan diperlukan untuk pengetatan arus mudik itu. Intinya kami dari Dishub siap membackup kebijakan dari pemerintah," kata Endri. 

Disinggung apakah akan memberikan sanksi atau tindakan terhadap masyarakat yang melaksanakan mudik nantinya, pihaknya masih belum bisa memastikan seperti apa dilapangan. Tentunya pihaknya akan terus perketat pemberlakuan larangan mudik tersebut. 

"Yang jelas kita lihat dulu dilapangan. Tentunya untuk angkutan penumpang itu sudah pasti dilarang, cuma yang perlu kita jaga nanti adalah mobil pribadi yang agak susah. Tapi tentunya diketahui saja kalau yang mudik itu tentunya banyak membawa barang dan sebagainya. Yang pasti jika ada yang kedapatan mudik, tentunya akan kita suruh balik kanan," pungkasnya. 

Dari informasi dalam adendum Surat Edaran tersebut juga turut mengatur perluasan waktu pengetatan kepada para pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN), yakni H-14 larangan mudik (22 April-5 Mei 2021) dan di H+7 larangan mudik (18-24 Mei 2021). 

Rian Akhmad/ Yayan

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!