Cukur Rambut Bernomor 2, Bentuk Syukur Relawan atas Kemenangan Ibnu-Arifin

Hallobanua.com, Banjarmasin - Ada hal yang unik usai pelaksanaan PSU dan rapat pleno yang menetapkan Pasangan Calon 02 ajang Pilwali Ibnu-Arifin setelah mengantongi suara terbanyak dari paslon lainnya.

Sebagai bentuk rasa syukur, salah satu relawan melakukan hal yang unik, salah satunya yang dilakukan Alim, relawan pendukung paslon 02, yakni mencukur rambutnya bertuliskan angka nomor 2. 

Pria bertubuh gempal itu menjelaskan, bahwa hal tersebut dilakukan atas kesadaran dan kemauan dirinya sendiri. 

"Kemarin itu saya bernazar, kalau Pak Ibnu Sina dan Arifin Noor ini meraih suara terbanyak. Rambut saya akan dibotakin, dan ditulis angka 2 di belakangnya,"ungkapnya kepada awak media.

Alim bercerita, bahwa proses diukir rambutnya tersebut dilakukan tepat setelah KPU menetapkan paslon 02 sebagai kandidat dengan perolehan suara terbanyak dalam ajang Pilwali 2020. 

"Memang ini bentuk sukacita dari saya pribadi. Disamping bersyukur kepada Allah atas kemenangan beliau, beginilah saya mengekspresikannya," uajr Alim. 

Meski begitu, ia menekankan, bahwa dirinya sama sekali tidak tidak ada kontrak atau janji politik dengan Ibnu Sina ataupun Arifin Noor. 

"Kami bukan kader partai pendukung, kami masyarakat Banjarmasin yang mengidolakan beliau berdua. Sikap anti money politik yang menjadi komitmen mereka jadi alasan utama kenapa kami, khususnya saya pribadi siap mengawal Ibnu-Arifin," ujarnya. 

Ia membeberkan, bahwa pendukung atau simpatisan Ibnu-Arifin yang mencukur rambutnya dengan angka 2 tidak hanya dirinya saja. 

"Ada satu lagi teman kami yang juga mengukir angka 2 di rambutnya," tambahnya.
 
Ditambahkannya, setelah resmi dilantik, Alim menekankan bahwa dirinya beserta teman-teman pendukung Ibnu-Arifin akan berada di posisi yang berseberangan dengan idolanya. 

"Ini kami lakukan sebagai kontrol terhadap seluruh kebijakan yang menjadi keputusan beliau. Terutama untuk menjalankan semua janji-janji yang beliau sampaikan dalam program kerjanya ketika kampanye kemarin," pungkasnya. 

Penulis : Rian Akhmad/ Yayan
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!