Dukung Kebijakan Larangan Mudik, Pembatasan Berskala Besar akan Diberlakukan Masuk Ke Banjarmasin


hallobanua.com, Banajrmasin  - Tradisi mudik bagi masyarakat khususnya yang ingin menghabiskan momen Lebaran Idul Fitri ke Banjarmasin sebaiknya ditunda dulu. 

Pasalnya,  pintu masuk menuju ibu kota Kalimantan Selatan tersebut dipastikan akan diperketat bagi masyarakat khususnya luar daerah. 

Terhitung sejak Kamis (6/5/2021) mendatang jam malam kembali diberlakukan layaknya pembatasan sosial berskala besar (PSBB). 

Kebijakan itu menindaklanjuti Surat Edaran (SE) nomor 065/1836/Dinkes/tahun 2021 dan instruksi nomor 8 tahun 2021 Pj Gubernur Kalsel tentang peniadaan mudik lebaran dan pengendalian Covid-19 selama bulan suci Ramadan. 

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmad Hendrawan melalui Wakapolresta AKBP Sabana Atmojo mengungkapkan, teknis pembatasan kegiatan masyarakat akan dilakukan secara ketat. 

Salah satunya, masyarakat yang ingin masuk ke Banjarmasin wajib menunjukkan identitas diri beserta alasan kedatangan. 

“Gubernur telah mengeluarkan instruksi, Pemkot juga langsung mengeluarkan edaran untuk membackup apa yang diedarkan gubernur,” Kata Sabana, Selasa (4/5/21). 

Sabana membeberkan, pentupan jam malam untuk mengurangi aktifitas masyarakat dimalam hari itu akan dibatasi sampai pukul 22.00 Wita. 

"Kalau sudah jam 22.00 Wita dalam kota ditutup.Dan masyarakat sudah tidak ada kegiatan lagi di luar rumah. Jalur yang di buka lewat lingkar selatan dan Handil Bhakti Polsek utara," tegas Sabana. 

Bahkan, pusat perbelanjaan seperti Mall juga akan dibatasi operasionalnya hingga pukul 21.00 Wita saja. 

"Sehingga masyarakat diminta bisa memperhatikan waktu, agar liat jam jika beraktifitas malam hari," Imbaunya. 

Menurutnya, program larangan mudik hingga pembatasan jam malam ini murni untuk menekan pertumbuhan kasus Covid-19. 

"Semoga masyarakat bisa memahami, Upaya pengendalian Covid-19 adalah kerja bersama," pungkasnya. 

Rencananya, saat pemberlakuan jam malam di Banjarmasin nanti juga akan ada operasi yustisi untuk menertibkan masyarakat, terutama jika adanya kerumunanan dan perkumpulan oleh tim Gabungan terdiri TNI/Polri, Satpol PP, Dishub. 

Dky/ Yayan
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!