Pengamanan Idul Fitri Difokuskan Penanganan Pandemi Covid 19, Khususnya Dilarangan Mudik


Hallobanua.com, Banjarmasin -  Pelaksanaan Operasi Ketupat 2021 di Kalimantan Selatan (Kalsel) akan berlangsung sekitar dua pekan kedepan hingga 17 Mei 2021 mendatang. 

Sebagai upaya pengamanan jelang lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah yang difokuskan untuk penanganan dalam situasi pandemi Covid-19. 

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikhwanto mengatakan sebanyak 1500 personil gabungan terdiri dari TNI/Polri hingga instansi terkait diterjunkan untuk pelaksanaan Operasi Ketupat 2021 ini. 

Salah satunya, difokuskan untuk menjalankan instruksi pemerintah pusat dalam mengantisipasi masyarakat agar tidak melakukan kegiatan mudik lebaran tahun ini sebagai upaya pengendalian Covid-19. 

“Saya berharap masyarakat berpartisipasi. Petugasnya siap, masyarakatnya juga care terhadap kesehatan. sehingga kita aman melalui Idul Fitri ini,” ujar Kapolda, Usai gelar pasukan Operasi Ketupat 2021, di Mapolda Kalsel, Rabu (5/5/21). 


Sementara, Penjabat Gubernur Safrizal ZA membeberkan dalam kebijakan larangan mudik tahun ini, sejumlah titik penyekatan antarprovinsi dan antarkota akan dilakukan. 

Sehingga masyarakat harus punya persyaratan tertentu untuk bisa melewati perbatasan antar daerah, seperti menunjukkan surat perjalanan dan hasil tes antigen, PCR yang disediakan pemerintah daerah setempat. 

"Kita akan sediakan Swab Antigen secara gratis, di posko-posko penyekatan wilayah tersebut,"bebernya. 

Bagi masyarakat yang sudah mempunyai persyaratan lengkap untuk melewati wilayah perbatasan yang akan dijaga petugas, juga dipastikan harus dilakukan swab antigen kembali oleh petugas kesehatan yang akan disiapkan pemerintah daerah di titik tiktik lokasi penyekatan tanpa dipungut biaya atau Gratis. 

Dky/ Yayan
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!