Puluhan Roda Dua Berknalpot Brong Terjaring Razia Aparat

Pengguna ranmor berknalpot brong terjaring razia

hallobanua.com, Banjarmasin - Jajaran Satlantas Polresta Banjarmasin, menggelar razia pengguna kendaraan roda dua berknalpot brong atau bising, Sabtu tengah malam, (1/5/21), sekitar pukul 23.00 Wita. 

Hasilnya, razia di seputaran kawasan Jl Sudirman Banjarmasin itu, berhasil menjaring sedikitnya 31 unit kendaraan roda dua menggunakan knalpot bersuara bising. 

"Hasil penindakan atau hunting  knalpot bising terjaring 31 unit kendaraan roda dua dan selanjutnya diamankan di  Mapolresta Banjarmasin," ujar Kapolresta Banjarmsin Kombes Pol Rachmat Hendrawan melalui Kasat Lantas Kompol Gustaf Adolf Mamuaya. 

Gustaf mengatakan, knalpot bersuara bising sangat berpotensi mengganggu kenyamanan orang lain baik saat berkendara di jalan maupun yang tinggal pada pemukiman setempat khusus saat beribadah di bulan Ramadhan. 

Sementara berdasar dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup di No. 7 Tahun 2009 tentang ambang batas kebisingan. 

Puluhan ranmor berknalpot bising diamankan di Mapolresta Banjarmasim, Sabtu tengah malam (1/5/21)

"Bahwa ambang batas kebisingan maksimal untuk motor berkapasitas kurang dari 80cc adalah 77dB, kapasitas 80cc sampai dengan 175cc adalah 83dB, sedangkan untuk kapasitas di atas 175cc adalah 80dB," jelasnya. 
Kegiatan ini kata Kasat akan terus berlanjut, dengan harapan ke depan para pengendara sepeda motor dapat menggunakan knalpot yang sewajarnya atau knalpot standar. 

Sekadar diketahui, menggunakan knalpot brong atau bising , dalam amanat di pasal 18 ayat (1) Undang-Undang No 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia serta asa di pasal 285 ayat (1) Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas berupa pemberian  sanksi pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp. 250 ribu pengenaan tilang.

Tim Liputan/ Yayan
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!