Udin sampai Mengajak Isteri dan Anaknya Melakoni Jasa Penukaran Uang Baru di Pinggir Jalan

hallobanua.com Banjarmasin – Jasa penukaran uang baru dipinggiran jalan di seputaran Kota Banjarmasin,  kini mulai menjamur. Fenomena musiman penyedia penyedia jasa uang recehan baru itu, kerap terjadi menjelang tibanya lebaran Idul fitri.

Mereka selalu ada setiap tahunnya pada bulan ramadan, bahkan semakin ramai ketika menjelang lebaran tiba.

Sebagaimana di Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, para penyedia jasa ini berjejer di trotoar, meski merupakan area dilarang adanya aktivitas usaha. Namun, mereka terkesan justru tak memperdulikannya.

Terlepas dari itu, usaha tahunan ini dianggap banyak peminatnya. Bahkan ada yang setiap tahun melakoni ada pula yang tergolong  baru.

Keberadaan mereka, dianggap membantu untuk menukarkan uang. Meski uang tersebut dijual belikan dengan harga sekitar 10 persen dari jumlah yang ditukarkan.

Seperti Udin (50) warga Kelayan A yang melakoni penyedia jasa tukar uang, mengaku sudah menjadi agenda tahunan jika menjelang lebaran.

Bahkan Udin tak sendiri, mengaku juga membawa anak istrinya untuk melakoni usaha musiman ini.

Meski saat Pandemi Covid -19 ini, Udin mengaku keuntungan yang didapat setiap hari cukup lumayan.

"Lumayan sehari, sebab saat ini yang jadi penyedia jasa berkurang dari tahun tahun sebelumnya, jadi untung kami lumayan," ungkap Udin ditemui, Minggu (2/4/21) sore.

Harga uang yang dijual bisa saja menjadi lebih tinggi dari sekitar 10 persen apabila bank sudah mulai tutup. Hal itulah yang diutarakan oleh penyedia jasa penukaran uang.

"Saat ini 100 ribunya bisa ditukar jadi 105 Ribu," ungkap Udin

Mendekati hari lebaran, harga uang untuk penukaran ini  bisa saja naik. Dari yang awalnya ambil keuntungan 10 persen, bisa jadi 15 persen.

Tim Liputan/ Yayan

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!