Kalsel Masuk 10 Besar Provinsi di Indonesia Rawan Berita Hoax

hallobanua.com, Banjarbaru – Menangkal pemberitaan yang tidak benar (hoax) di Provinsi Kalsel, Direktorat Intelkam Polda Kalsel merangkul Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalsel menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (Mou) tentang Penguatan Harkamtibmas dalam Menangkal Hoax dan Mendorong Media Online yang Terverifikasi, di Kota Banjarbaru, Senin (21/6/21).

“Media siber sebagai garda terdepan menangkal berita hoax, sebab peran media dalam lingkup kemasyarakatan berpengaruh cukup besar. Saat ini masih banyak ditemui berita hoax di media sosial disinilah peran media menangkal hal tersebut,” kata Inspektur Polisi Dua M Dicky Khairil mewakili Ditintelkam Polda Kalsel.

Dikatakan Dicky, pihaknya menginginkan semua media online yang di Kalsel terverifikasi administrasi dan faktual. 

“Jika sudah terverifikasi media siber dilindungi oleh undang-undang pers,” paparnya.

Ditambahkannya, dari data di Intelkam Polri, Provinsi Kalsel masuk 10 besar nasional dari 34 provinsi yang memiliki kerawanan muncul berita hoax dan ujaran kebencian. 

Untuk itu, Ditintelkam Polda Kalsel menggandeng anggota SMSI untuk bersama-sama menangkal hoax melalui pemberitaan yang jujur, benar, independen dan sesuai kaidah jurnalistik.

Selain itu, dengan ditekennya MoU, kemitraan antara SMSI dengan Ditintelkam Polda Kalsel sepakat menangkal hoax dan mendorong media online terverifikasi Dewan Pers. Termasuk kegiatan  preventif dalam hal kerjasama penangkalan hoax.

“Kami berharap dengan SMSI Kalsel bisa bekerjasama dalam menjaga stabilitas kamtibmas di Kalsel melalui kegiatan menangkal hoax, isu SARA dan radikalisme,” harapnya.

Diharapkan Polda Kalsel dan SMSI Kalsel terjadi komunikasi berkelanjutan, utamanya terkait perkembangan informasi maupun berita di masyarakat. “

Ketua SMSI Kalsel Anang Fadhilah mengatakan, SMSI Kalsel siap bekerjasama dengan Polda Kalsel dalam hal mengangkal berita hoax maupun berita mengandung unsur SARA serta radikalisme dan provokatif.

Pemimpin Redaksi Barito Post ini juga mengatakan. anggota SMSI Kalsel secara bertahap akan didaftarkan ke Dewan Pers. 

“Minimal sudah terdaftar secara administrasi, mensiasati belum adanya wartawan utama sebagai syarat mengajukan verifikasi. Akan dibantu dicarikan anggota SMSI dari pusat atau daerah lain yang sudah memiliki kartu utama,” katanya.

SMSI sudah memiliki kepengurusan di 6 kota/kabupaten yakni, SMSI Kabupaten Tabalong, SMSI Kabupaten Tanah Laut, SMSI Kabupaten Kotabaru, SMSI Kabupaten Tanah Bumbu, SMSI Kabupaten Banjar dan SMSI Kota Banjarbaru.

Tim Liputan/ May

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!