Angka Kematian Covid Meningkat, Pemko Lakukan Evaluasi Untuk Turunkan Kasus

Machli Riyadi, Kadinkes Kota Banjarmasin

Hallobanua.com, Banjarmasin - Dalam kurun waktu hampir satu bulan ini, angka kematian kasus Covid-19 di Kota Banjarmasin terus bertambah menjadi 22 orang. 

Dari data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin per hari Rabu, (28/07/21), pukul 16.00 wita kemarin, tercatat sudah 233 orang yang meninggal dunia. 

"Kita akui bahwa penambahan kasus ini cukup signifikan. Bahkan angka positifnya saja sudah tembus 1.500 kasus," ucap Kadinkes Banjarmasin, Machli Riyadi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (29/07/21) siang. 

Meski begitu, Machli mengaku, bahwa tidak semua angka kematian ini terdata. Pasalnya masih ada rumah sakit yang tidak melaporkan kasus kematian kepada pihaknya. 

"Kami imbau setiap Fasyankes dan RS  yang direkomendasikan melayani Covid-19 untuk lebih disiplin menyampaikan laporan ketika ada kasus kematian. Sehingga kami lebih mudah menentukan case fatality ratenya," tambahnya. 

Jubir Satgas Covid-19 Kota Banjarmasin tersebut juga menerangkan, saat ini case fatality rate di Banjarmasin berada diangka 2 persen. Atau sejajar dengan ketentuan WHO. Kondisi ini dikarenakan, seiring dengan meningkatnya kasus di Banjarmasin. 

"Tentu kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menurunkan level ini. Satu tingkat saja ke Level III. Kalau bisa mengendalikan angka perawatan perminggunya tidak lebih 30 kasus, Insyallah ini bisa kita turunkan. Selain Bed Occupancy Rate (BOR)-nya yang turun," pungkasnya. 

Ia pun menghimbau masyarakat kota Seribu Sungai agar terus selalu mendisiplinkan protokol kesehatan di lingkungan masyarakat, mengingat saat ini PPKM level IV juga turut dilaksanakan pemerintah. 

"Kita juga bakal melakukan evaluasi mengundang pakar, supaya kita yang menentukan level PPKM di Kota Banjarmasin," tutupnya. 

rian akhmad/ may

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!