Angka Kematian Meningkat, Disdukcapil Terbitkan 5 Akta Kematian Perhari

Hallobanua.com, Banjarmasin - Angka kematian akibat pandemi Covid-19 di Kota Banjarmasin kian meningkat. 

Pada tanggal 29 Juli 2021 saja, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin mencatat angka kasus kematian sebanyak 244 kematian. 

Hal itu  berdampak terhadap kepengurusan akta kematian, setiap hari bertambah  di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjarmasin. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kadisdukcapil Kota Banjarmasin, Riznie Setiawan, menyebut bahwa sejak Januari 2021 hingga Juni 2021, total akta kematian yang diterbitkan oleh dinasnya mencapai angka 896. 

Akan tetapi, mereka yang mengurus akta kematian itu tidak bisa dikatakan adalah keluarga yang rata-rata meninggal akibat Covid-19. 

"Bulan Januari ada sebanyak 113 akta, Februari ada 138 akta, Maret berjumlah 188 akta, April berjumlah 172 akta, Mei berjumlah 147 akta dan hingga Juni ini total sebanyak 896 akta," ungkapnya, Kamis, (29/07/21). 

"Data itu belum termasuk warga yang hanya mengurus akta kematian di Kelurahan, alias tidak sampai ke sini (Kantor Disdukcapil)," sambungnya lagi. 

Kendati demikian, melihat data tersebut, tentunya bisa dijabarkan berapa banyak dalam sehari, warga mengurus akta kematian di Disdukcapil Kota Banjarmasin. 

Misal, jam kerja kantor dari Senin hingga Jumat. Kemudian dalam sebulan, terdiri dari 25 hari kerja. Maka setidaknya, ada lebih 5 warga Kota Banjarmasin yang mengurus akta kematian. 

Sementara itu, Kadinkes Banjarmasin, Machli Riyadi, turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama menurunkan angka penyebaran Covid-19 di Kota Banjarmasin, melalui disiplin protokol kesehatan (Prokes). 

"Di sini, peran serta keluarga sangat penting. Memastikan bahwa anggota keluarga di rumah taat prokes. Kesehatan dijaga. Kemudian, peran keluarga juga dibutuhkan untuk memberi spirit atau semangat kepada mereka yang terpapar Covid-19," tutupnya. 

Penulis : rian akhmad./ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!