Cerita Tukang Gali Kubur Jenazah Covid-19! Mulai dari Tak Pakai APD Hingga Pernah Makamkan Puluhan Jenazah

Hallobanua.com, Banjarmasin - Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin sudah menyiapkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) untuk jenazah Covid-19 yang berasal dari Banjarmasin. 

Lokasinya di  TPU Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, yang berada di Jl. A Yani Km. 22, Landasan Ulin, Banjarbaru. Namun sayangnya, kerap saat bekerja para

para penggali makam Covid-19, tak dibekali Alat Pelindung Diri (APD) saat menguburkan jenazah Covid-19. 

Salah satu penggali kubur di TPU Pemko Banjarmasin, tersebut yakni Sabirin mengatakan, selama proses pemakaman jenazah, ia tidak dibekali APD yaitu baju hazmat. 

"Kalau dulu pakai APD, sekarang APD-nya darimana kami dapat? Dimana kami minta?, kita pakai masker saja, " keluh Sabirin. 

Pria 42 tahun tersebut mengaku, pernah sehari bisa menguburkan jenazah Covid-19 hingga beberapa orang. 

Ia memaparkan, dulu saat menggali dan menguburkan jenazah Covid-19, pemerintah memberikan biaya penguburan. Namun saat ini, hal itu tidak ada lagi. 

Pihaknya pun mengenakan biaya kepada keluarga jenazah yakni sekitar Rp 800 ribu per liang lahat. 

"Kalau dulu dari pemko memang ada, tapi sekarang tidak ada biaya lagi. Kami kalau menggali kubur tidak dapat apa-apa gimana kami makan sama minum? Jadi kami minta 1 liang itu Rp 800 ribu," ujarnya. 

Tidak hanya itu, ia juga mengaku untuk obat-obatan serta vitamin, pemko juga tidak menyediakan untuk mereka. 

Oleh sebab itu, dari upah menggali tersebut, ia bersama beberapa penggali lainnnya menyisihkan untuk membeli vitamin. 

Selain itu, Ia juga merasa bersyukur karena tempat jenazah Covid-19 yang dikuburkan di TPU DLH Pemko berkurang. 

Pasalnya sebelum PPKM level IV lalu, jenazah Covid-19 boleh dikuburkan di alkah pribadi atau keluarga. 

Ditanya apakah ada kekhawatiran akan terpapar Covid-19? Sabirin mengaku pasrah saja. Karena ujarnya niat mereka hanyalah menolong. 

"Takut itu tidak sih, karena niat kita menolong kan? Kalau memang mati ya sudah jalannya," pungkasnya. 

Ia pun selalu mengingatkan, teman-temanya untuk selalu menjaga kesehatan, dimasa pandemi yang melanda Indonesia saat ini. 

"Jadi intinya masing-masing saja kita jaga kesehatan, jangan sampai sakit. Karena kita tidak ada jaminan,"tutup Sabirin 

rian akhmad/may

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!