Disperdagin Sosialisasikan PPKM Level IV di Kawasan Pasar Tradisional di Banjarmasin


hallobanua.com, Banjarmasin - Sosialisasi PPKM level IV di Banjarmasin, juga menyasar  ke  kawasan pasar tradisional, seperti di Pasar Sudimampir Baru. 

Dengan menggunakan pengeras suara, belasan personel dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin, tampak hilir mudik mensosialisakan sejumlah aturan yang ada di PPKM Level IV. 

Dari 18 poin yang tertulis di Surat Edaran Walikota Banjarmasin, diketahui Pasar tradisional masih bisa beroperasi selama PPKM level IV dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. 

Namun,  hanya menampung 50 persen dari kapasitas pengunjung. Kemudian, pasar tradisional hanya diperkenankan buka hingga jam 8 malam. 

Sosialisasi juga langsung menyasar para pedagang dan para pengunjung. Pihaknya menghimbau agar terus mengenakan masker selama menjalankan aktivitas atau berinteraksi di pasar. 

Meski begitu, rupanya di lapangan masih saja ada pedagang atau pengunjung, yang hanya mengenakan masker ketika melihat petugas. 

Hal itu diakui sendiri oleh Kasi Pembinaan di Disperdagin Kota Banjarmasin, M Afriansyah. Ia pun, sangat menyayangkan hal itu. 

"Pelanggaran yang banyak kami temui, soal mengenakan masker," ucapnya di sela-sela sosialisasi. 

Ditanya terkait menjaga jarak, Afriansyah mengaku tak bisa berbuat banyak selain hanya mengingatkan. Lantaran kondisi pasar tradisional yang memang sudah terlampau sempit. 

"Tapi, kami tetap tekankan agar pedagang berupaya semaksimal mungkin menjalankan protokol kesehatan," himbaunya. 

Sedangkan untuk para pengunjung, Afriansyah hanya meminta kesadaran dan kerja sama mereka. Namun alangkah baiknya, menurutnya pihak Kecamatan melalui Ketua Rukun Tetangga (RT), juga mensosilisasikan hal tersebut. 

Pihaknya juga turut membagikan masker kepada masyarakat yang tak menggunakan masker sembari memberikan himbauan. 

"Yang tidak punya masker, kami berikan masker," tambahnya. 

Sementara itu, Plt Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Ichrom M Tezar menjelaskan bahwa ada tiga tim yang diturunkan tiap harinya, untuk melakukan patroli disiplin penerapan prokes. 

"Kami laksanakan hingga berakhir PPKM Level IV," ungkapnya, saat ditemui di Balai Kota Banjarmasin. 

Adapun kawasan pasar yang disasar adalah kawasan Pasar Antasari, Sudimampir Baru, Ujung Murung hingga kawasan Pasar Baru Permai yang notabenya mobilitas warga cukup tinggi. 

"Karena petugas kami terbatas, pengawasan dan sosialisasi tidak dilakukan serentak di pasar itu. Tapi bergiliran. Menyasar pasar lainnya juga," ucapnya. 

Selain sosialisasi dan pengawasan secara langsung, Tezar juga mengaku sudah mengirimkan surat edaran melalui grup-grup di aplikasi chatting terkait PPKM Level IV. 

Hal itu dilakukan, karena tidak menutup kemungkinan ada saja pedagang yang tidak mengetahui adanya PPKM level IV tersebut. 

rian akhmad/ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!