Kembali PJJ, Disdik Harapkan Orang Tua Bimbing dan Dampingi Anak Belajar di Rumah

Hallobanua.com, Banjarmasin - Baru selama dua pekan dilaksanakan, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tahun ajaran 2021-2022 pun terpaksa dihentikan  sementara oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin. 

Hal itu seiring dilaksanakannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV, mulai Senin (26/07/21) hari ini hingga 8 Agustus 2021. 

Kepala Disdik Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto mengatakan, pihaknya bakal mengikuti keputusan tersebut. 

Menurutnya, yang bisa menghentikan PTM ini hanya kebijakan PPKM, apalagi sekarang sudah sampai level IV, yang artinya kondisi penyebaran Covid-19 di Banjarmasin sudah mengkhawatirkan, tidak terkecuali bagi kalangan siswa. 

"Karena ini keputusan Pak Walikota, mau tidak mau kita ikuti. Karena sesuai keputusan SKB 4 menteri penentuan jalan atau tidaknya PTM ada di tangan kepala daerah," ucapnya melalui sambungan telepon. 

Lanjut Totok menjelaskan, dengan dihentikannya pelaksanaan PTM untuk sementara, maka segala aktivitas pembelajaran kembali menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). 

Totok mengaku bahwa pihaknya tidak ada kesulitan dalam menjalankan PJJ, mengingat pengalaman sekolah-sekolah di Banjarmasin yang sudah menjalankan PJJ lebih dari setahun. 

Kemudian, ia juga menekankan bahwa pola belajar di rumah atau jarak jauh ini dijalankan tanpa batas waktu yang ditentukan. 

Pasalnya, pihaknya merasa tidak ada jaminan kebijakan PPKM bisa langsung turun ke level bawah, 

"Makanya di surat edaran yang kami (Disdik) keluarkan itu kami tulis sampai kapan dihentikannya. Karena jika mengikuti PPKM Level IV yang baru diterbitkan Wali Kota sampai tanggal 8 Agustus. Belum tentu juga bisa selesai," jelasnya. 

Namun, ia memastikan, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan kembali menerapkan PTM disekolah. 

"Nanti akan kita lanjutkan lagi (PTM nya) dengan catatan kondisi pandemi ini sudah melandai dan kondusif," pungkasnya. 

Ia pun berpesan untuk orang tua siswa agar kembali membimbing anaknya dalam pelaksanaan PJJ ini. 

Sebelumnya, Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan, keputusan tersebut merupakan bentuk sikap pemko Banjarmasin dalam menarik tuas rem darurat. 

"Kita tarik rem darurat. Sehingga PTM wajib daring, karena PPKM level IV mengharuskan belajar kembali online," ucapnya saat ditemui awak media belum lama tadi. 

Pola PJJ tersebut berlaku terhadap seluruh jenjang pendidikan yang ada di bawah kewenangan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin. Mulai PAUD, SD sampai dengan SMP. Baik yang statusnya negeri maupun swasta. 

rian akhmad / may

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!