Pengentasan Kemiskinan di Tanah Bumbu Perlu Strategi Semua SKPD

Kadinsos Tanbu, Basuni

hallobanua.com, Tanah Bumbu - Pengentasan kemiskinan di Tanah Bumbu (Tanbu) perlu strategi keterlibatan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) setempat. 

Strategi itu disampaikan, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Tanbu, Basuni. Ia mengatakan, mengatasi kemiskinan tidak hanya diupayakan oleh Dinsos saja   namun perlu keterlibatan semua SKPD. 

"Mengenai kemiskinan ini, bukanlah tanggung jawab Dinsos saja, tetapi semua SKPD harus terlibat. Terutama, termasuk di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) itupun juga dinas-dinas lain,  pertanian PUPR, Perkimtan, dan lainnya. Kalau kami saja kemungkinan tidak selesai-selesai masalah kemiskinan di Tanbu," jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (1/7/21). 

Dia menilai, harus ada upaya terintegrasi semua SKPD yang bertanggung jawab, dan programnya diharapkan dapat mengatasi kemiskinan di Bumi Bersujud. 

Data BPS terkait tingkat kemiskinan diregional Kalsel

Dikatakan, upaya Dinsos Tanbu untuk mengatasi kemiskinan selama ini kerap dilakukan lewat berbagai program. Diantaranya, bedah rumah, kemudian Kelompok Usaha Bersama (Kube), serta program WEB Usaha Ekonomi Produktif. 

"Sementara kegiatannya itu, tapi kalau misal bedah rumah selesai, untuk bedah rumah berarti kan dinas lain harus bisa. Selesai bedah rumah bagus tapi perekonomiannya seperti apa iyakan," ujarnya. 

Maka dari itu, menurutnya harusnya ada dinas lain turut mengatasi agar Tanbu dapat terlepas dari kemiskinan yang menjerat. 

"Oleh karena itu, peran serta SKPD inilah yang sangat diharapkan bisa dengan baik kedepannya terjadi di Tanbu," tutupnya. 

Sebagai informasi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Tanbu 2020, tercatat saat ini Bumi Bersujud duduk di peringkat ke 6 se Kalimantan Selatan termiskin, dengan perolehan 4,60 persen atau 16,83 Ribu orang masih terjerat kemiskinan. 

Ags/may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!