Persiapan PPKM Level IV! Ini Beberapa Sektor yang Diperbolehkan Beroperasi


Hallobanua.com, Banjarmasin - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV bakal dilaksanakan mulai Senin 26 Juli besok hingga 8 Agustus 2021 mendatang. 

PPKM Level IV persis PPKM Darurat yang sebelumnya diterapkan di Pulau Jawa dan Bali. 

Menurut Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina, ada dua kriteria yang membuat Banjarmasin memasuki PPKM level IV. 

"Yakni Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit yang cukup tinggi, dan angka paparan Covid-19 yang tinggi perminggunya," ucapnya kepada hallobanua.com, Sabtu, (24/07/21) kemarin. 

Lalu, sektor seperti apakah yang boleh dan tidak boleh untuk beroperasi di Kota Seribu Sungai, saat pelaksanaan PPKM level IV nanti? 

Sebagian di antara rinciannya yakni sektor non esensial akan WFH 100 persen, seperti mall, tempat hiburan, tempat wisata, toko pakaian dan barang, serta kantor pemerintahan yang tidak ada pelayanan publik. 

Ujar Ibnu, tempat seperti Mall atau pusat perbelanjaan harus tutup sementara, terkecuali penjual bahan obat-obatan dan kebutuhan pokok. 

Sementara itu, di bidang industri, diberlakukan shift maksimal 50 persen dari total pekerja dalam satu shift. 

Lalu rumah makan dan restoran hanya melayani pesan antar atau bawa pulang. 

"Kemudian restoran dan cafe, itu boleh take away atau bungkus. Atau penas antar lah," imbuhnya. 

Kemudian untuk Fasilitas Umum dan Kegiatan Sosial Budaya ditiadakan sementara. Namun melihat dari budaya agamis warga kota Banjarmasin, pemerintah memperbolehkan untuk rumah ibadah tidak ditutup. 

"Seperti masjid atau rumah ibadah, saya minta jangan tutup, tapi kapasitasnya pakai yang 25 persen," ungkap Ibnu. 

Selain itu, transportasi umum, baik konvensional maupun online diberlakukan pembatasan kapasitas hingga 70 persen dan pembatasan waktu operasional. 

Disinggung apakah Banjarmasin bakal melakukan penyekatan-penyekatan dipintu masuk seperti Kota tetangga? Ibnu secara gamblang mengatakan masih belum melakukan hal demikian. 

"Secara tekhnis belum kita lakukan. Tapi penerapannya lebih humanis lah, jangan sampai terjadi penolakan dari masyarakat," imbuhnya. 

Terakhir Ia pun menghimbau, saat pelaksanaan PPKM level IV,  jika petugas melakukan penertiban kepada masyarakat diharapkannya lebih persuasif. 

"Karena masyarakat sedang sulit juga sekarang. Tapi karena situasi seperti ini, ya mau tidak mau, karena ini situasi sulit," pungkasnya. 

Ia juga berharap agar masyarakat Banjarmasin lebih bersabar dan dapat mengikuti aturan tersebut, untuk kepentingan bersama. 

rian akhmad/ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!