PPKM Darurat Jawa-Bali, Berdampak Penurunan Penumpang Kapal Laut

Anton Wahyudi, Manajer Cabang PT Dharma Lautan Utama Banjarmasin

Hallobanua.com, Banjarmasin -  Adanya sejumlah aturan perjalanan terhadap orang dengan transportasi laut karena pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, turut berdampak terhadap sektor transportasi laut. 

Salah satunya, armada pelayaran nasional, di PT Dharma Lautan Utama cabang Banjarmasin. 

Manajer Cabang PT Dharma Lautan Utama Banjarmasin, Anton Wahyudi mengungkapkan, dampak PPKM darurat sangatlah terasa, terutama dalam penurunan penumpang kapal. Sebab saat ini pihaknya hanya mengangkut truk kebutuhan logistik baik dari Surabaya ataupun Banjarmasin. 

Namun, Anton menyatakan Dharma Lautan akan terus mendukung pemerintah dalam upaya menekan angka penyebaran Covid-19. 

Salah satunya, memperhatikan protokol kesehatan untuk kapal pengangkut logistik yang masih beroperasi demi kesehatan dan keselamatan penumpang. 

"Kita akan selalu mendukung upaya pemerintah, kita fokuskan prokes terhadap sopir truk logistik,"katanya. Kamis (23/7/21). 

Anton, menghimbau kepada pelaku perjalanan agar mempersiapkan persyaratan yang wajib dipenuhi jauh jauh hari khusunya menggunakan transportasi laut. 

"Kalau saja PPKM Darurat di cabut, keamungkinan utamanya penumpang di wajibkan menyertai surat Vaksin Covid-19 Minimal Dosis pertama,"ucapnya. 

Namun, Dia menegaskan jika pelaku perjalanan kedapatan nekat memalsukan surat persyaratan seperti vaksin, Antigen dan Tes PCR, dipastikan akan ada sanksi yang menanti. 

"Sudah jelas di peraturan pemerintah pasti akan ada sanksi," tegasnya. 

Untuk diketahui sesuai surat edaran Adendum Gugus  Tugas Nomor 13 Tahun 2021 Penumpang di wajibkan menyertai surat Vaksin (minimal dosis pertama) & keterangan sehat Rapid Antigen yang berlaku 1x24 jam / Swab PCR (Negatif) yang berlaku 2x24 jam dan ditunjukkan saat keberangkatan. 

Dky/ may

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!