Tidak Hanya SMP, Zona Orange Juga Berdampak Pada PTM SD


Hallobanua.com, Banjarmasin - Meluasnya zona orange penularan Covid-19 di Banjarmasin,
ikut berdampak dengan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tingkat SD. 

Beberapa SD di zona orange terpaksa hanya bisa melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring dari rumah. 

Dari data yang diterima, setidaknya ada 80 SD Negeri maupun swasta yang masuk dalam kelurahan yang berstatus zona orange. 

"Total ada 80 yang berada di kelurahan yang zonanya berstatus oranye. 14 SD swasta, sisanya SD Negeri. Ada yang PTM ada yang Belajar Dari Rumah (BDR) sesuai sejauh mana kedekatan wilayah RT-nya yg orange atau domisili siswanya," ucap Kabid Bina SD Dinas Pendidikan Banjarmasin, Nuryadi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon. 

Adapun rinciannya, yakni sebanyak 6 sekolah di Kelurahan Sungai Miai, 6 sekolah di Kelurahan Sungai Jingah, 12 sekolah di Kelurahan Pemurus Dalam, dan 8 sekolah di Kelurahan Sungai Lulut. 

Selanjutnya, 7 sekolah di Kelurahan Kuin Utara, 10 sekolah di Kelurahan Teluk Dalam, 6 sekolah di Basirih Selatan, 3 sekolah di Kelurahan Sungai Andai, 3 sekolah di Kelurahan Tanjung Pagar, 4 sekolah di Kelurahan Alalak Utara, dan 5 sekolah di Kelurahan Antasan Besar. 

Lalu, 3 sekolah di Kelurahan Surgi Mufti, 3 sekolah di Kelurahan Telawang, dan 4 sekolah di Kelurahan Alalak Selatan. 

Dari data tersebut, Nuryadi melanjutkan setidaknya ada 16 kelurahan yang dalam zona oranye. 

"Data ini juga sebagai bentuk kewaspadaan untuk setiap sekolah," pungkasnya. 

rian akhmad/ may

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!