Wajib Vaksin! Itu Syarat Guru Melaksanakan PTM di Banjarmasin

Hallobanua.com, Banjarmasin - Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin bakal berlakukan syarat untuk guru yang mengajar di sekolah bukan hanya dengan hasil test PCR saja. Tapi diwajibkan menyertakan bukti sudah bervaksin.

Hal itu disampaikan langsung Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina usai saat ditemui awak media di Balai Kota Banjarmasin. 

Menurutnya, hal itu sesuai dari rapat evaluasi terkait Pelaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Seribu Sungai ini. 

"Guru-guru wajib bervaksin sebelum mengajar kemudian di swab antigen dan memastikan mereka bisa mengajar dengan baik tentunya sudah di vaksin," ucap Ibnu Sina, Senin (19/07/21) pagi. 

Tidak hanya itu, bagi guru yang tidak bisa divaksin karena adanya penyakit komorbid tidak diperkenakan untuk melaksanakan PTM, guna menghindari terjadi penyebaran Covid-19 di sekolah. 

"Nah yang tidak bisa bervaksin karena alasan tertentu, seperti adanya penyakit komorbid kita harapkan mereka tidak mengajar PTM dulu," imbuhnya. 

Meski begitu, guru yang belum bervaksin tetap bisa mengikuti proses mengajar dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di rumah secara daring kepada siswa. 

"Bisa mengajar secara online saja karena yang PTM ini kita juga masih memberikan layanan kepada orang tua yang tidak mau anaknya mengikuti PTM itu tetap dilayani," pungkasnya. 

Diketahui, tenaga pengajar yang sudah menerima vaksin di Kota Banjarmasin sejauh ini sudah diangka 80 persen lebih. 

"Untuk guru SMP itu sudah mencapai 87 persen yang bervaksin, sedangkan guru SD ada 78 persen yang sudah menerima vaksin. Makanya yang belum ini masih kita kerja," tutupnya. 

rian akhmad/ may

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!