Pengemudi Pikap Halangi Ambulans Bisa Dikenakan Hukuman Pidana


hallobanua.com, Banjarbaru - Pengemudi pick up yang menghalangi laju ambulans di Kilometer 27, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru dan sempat Viral bakal kena sanksi. 

Kasi Humas Polres Banjarbaru, AKP Tajudin Noor menjelaskan, tak hanya sanksi tilang, pengemudi pikap juga bakal terancam sanksi pidana 

Sebab mobil Ambulans adalah kendaraan yang diprioritaskan di jalan raya. Jika menghambat atau menghalanginya, artinya telah melanggar UU RI Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ). 

"Aturan tertuang dalam Pasal 287 ayat 4, kendaraan yang mengganggu prioritas jalan yang bersirine di jalan raya bisa dikenakan ancaman kurungan 1 bulan atau denda maksimum Rp250 ribu," jelasnya. 

Dia mengingatkan kepada setiap pengguna jalan tidak menghalangi laju ambulans. 

Bukan itu saja selain ambulans, mobil pemadam yang sedang bertugas, mobil polisi yang menangani kasus lalu lintas, mobil pembawa jenazah, rombongan tamu negara atau pemerintah mendapat prioritas di jalan raya ketiga bertugas. 

“Semoga warga masyarakat dapat memahami hal ini guna terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas,” tutupnya. 

Sementara Kasat Lantas Polres Banjarbaru Iptu Eko Guntar mengaku belum menerima laporan resmi akan tetapi pihaknya akan turun tangan. 

“Personel kita lagi mencari kedua belah pihak. Supaya mencari tahu, dan bagaimana perdamaian antarkedua belah pihak,” ujar Guntar. 

Guntar berjanji akan semaksimal mungkin menengahi permasalahan ini karena akan mengedapankan restorative justice atau upaya penyelesaian perkara di luar hukum pidana. 

“Kalau sudah ada informasi kami kabari,” pungkas Guntar. 

Dky/ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar