10 PSK Online dan Pasangan Mesum Tanbu Terjaring Ngamar di Hotel

Kabid PPUD Satpol PP Tanbu, Untung Hermawan saat tengah di wawancara (Foto: as)

hallobanua.com, Tanah Bumbu - Sebanyak 10 orang yang merupakan Pegawai Seks Komersial (PSK) online serta pasangan mesum terjaring razia operasi gabunggan diinisiasi oleh petugas Satpol PP Tanah Bumbu. Semua PSK, dan pasangan mesum itu terjaring pada sejumlah hotel berbeda-beda. 

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Satpol PP Tanbu, Untung Hermawan mengatakan, Operasi gabunggan melibatkan TNI-Polri ini, diketahui untuk penanggulangan kegiatan tentang protitusi di Tanbu sesuai dengan Perda 21 Tahun 2017. 

"Dari hasil kegiatan ada lima orang yang terjaring terbukti sebagai PSK online menggunakan aplikasi tertentu kemudian dua pasang merupakan pasangan yang tidak sah, dan satu orang diduga sebagai mucikari," jelasnya, Kamis (9/9/2021). 

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan kegiatan penyelidikan untuk pengembangan lebih lanjut. 

"Ada 5 titik hotel yang kita datangi yang di temukan disana ada praktek protitusinya," bebernya. 

Menurutnya, penyidikan akan melakukan pengembangan lebih lanjut apabila mucikari tersebut merupakan kegiatan berulang, maka berdasarkan Perda 21.2017 akan diberikan sanksi pidana. 

"Tapi kalau itu merupakan tindakan baru pertama kali maka kita akan serahkan ke Dinas Sosial untuk dipulangkan kepada keluarganya masing-masing," jelasnya. 

Lebih lanjut ia memaparkan, mucikarinya merupakan laki-laki dan masih berusia dua puluh tahun. 

"Modus pelaku ialah dengan cara menggunakan handphone lain dengan aplikasi, kemudian menginformasikan kepada PSK-nya," jelasnya. 

Sebagai informasi, dari hasil pemeriksaan tidak memiliki KTP ada sebanyak 4 orang, dan pihaknya akan melakukan pendataan pengecekan di Disduk Capil. 

Dikatakan, memang hampir sebagian besar PSK online tersebut berasal dari luar Tanah Bumbu. Yakni, dari Banjarmasin, Banjarbaru, dan satu orang dari Kalteng. 

"Memang dari hasil evaluasi kami ini merupakan kegiatan protitusi jaringan lintas Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah," bebernya. 

Oleh karena itu, sebagaimana untuk mendukung visi misi dari Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati Tanbu untuk menuju Kabupaten Serambi Madinah. 

"Kegiatan ini akan terus kita lakukan untuk meningkatkan, dan kalau bisa kita hindarkan semua kegiatan prostitusi yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu," tandasnya. 

Ags/ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!