Banjarmasin Masih Aman dari Kasus Rabies

hallobanua.com, Banjarmasin - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKP3) Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kota Banjarmasin, berharap melalui vaksin rabies massal terhadap hewan peliharaan milik warga dapat mencegah dan meminimalisir angka kasus penularan rabies di Kota Banjarmasin. 

Medik Veterineer DKP3 Banjarmasin, Annang Dwijatmiko menjelaskan saat ini kasus rabies di Kota Banjarmasin belum ditemukan. Tapi, bukan berarti Kota Banjarmasin bisa terbebas. 

"Jadi salah satunya, dengan menggelar vaksinasi anti rabies massal untuk hewan peliharaan ini," katanya Senin, (27/09/21) tadi. 

Dijelaskan Annang, bahwa hewan pembawa rabies dititikberatkan pada anjing, kucing, musang dan kera. 

Dari empat jenis itu yang paling banyak membawa rabies utamanya ada pada anjing, yakni sebesar 98 persen. 

"Dan 2 persen sisanya terbagi rata pada kucing, musang dan kera," ungkapnya. 

Annang pun mengimbau warga Kota Banjarmasin yang memiliki hewan peliharaan agar rutin membawa ke klinik hewan untuk diperiksa. 

"Minimal, sekali dalam setahun diberikan suntikan vaksin anti rabies. Jadi kalau ada masyarakat yang ingin hewan peliharaannya divaksin, bisa datang langsung ke klinik kami di Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Banjarmasin," pungkasnya. 

Diketahui, pelaksanaan vaksinasi rabies hewan dilaksanakam selama 2 hari. Hari pertama di Siring RE Martadinata, dan hari kedua di Dinas Ketahanan Pangan Kota Banjarmasin. 

Sementara itu, Farah pemilik hewan berharap kegiatan pemberian vaksin gratis ini bakal diperbanyak untuk warga Banjarmasin. 

"Tentunya kedepan semoga banyak vaksin gratis untuk hewan lainnya," pungkasnya 

Diketahui, vaksinasi digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin bekerjasama dengan Tim Animal Rescue Banjarmasin para Senin, (27/09/21) di panggung seberang Balai Kota Banjarmasin. 

rian akhmad/ may

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!