Dinkes Banjarmasin Nyatakan Kota Seribu Sungai Berada di PPKM Level III


hallobanua.com, Banjarmasin - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengumumkan bahwa status kebijakan PPKM di Kota Banjarmasin ini turun. 

Hal itu disampainya melaui video singkat WA, usai menemui Kementerian Kesehatan RI di Jakarta, pada Selasa (14/09/21) kemarin. 

Didampingi dua anggota DPRD Kota Banjarmasin, Machli secara tegas mengumumkan bahwa status PPKM Banjarmasin sudah berapa pada Level III. 

"Ini merupakan hasil pertemuan koordinasi dan harmonisasi data terkait penentuan level PPKM di Kota Banjarmasin," ungkapnya dalam video tersebut, Selasa (14/09/21) sore. 

Ia mengaku bersyukur atas adanya kesepahaman antara data milik Pemerintah Kota Banjarmasin dengan data Pemerintah Pusat yang dijadikan dasar sebagai bahan penentuan level PPKM. 

"Alhamdulillah, mulai tanggal 12 September kemarin, Banjarmasin sudah masuk level III," bebernya. 

Meski begitu, dengan hasil pertemuan tersebut pihaknya masih memiliki beberapa catatan penting yang harus sesegeranya dibenahi. 

Salah satunya, melakukan penguatan terhadap terhadap Testing, Tracing dan Treatment (3T). 

"Kita akan perkuat pelacakan, dan memperbaiki sistem penginputan data dan evaluasi seluruh penghitungan jumlah pasien yang dirawat di ruang isolasi rumah sakit di hari kedelapan setelah ditetapkannya PPKM Level IV pada tanggal 6 September kemarin," pungkasnya. 

Terpisah, Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina mengaku, dengan adanya penurunan kasus tersebut, pihaknya pun bakal melakukan pelonggaran. 

Pelonggaran yang dimaksud sendiri seperti Tempat Wisata, Tempat Hiburan Malam (THM) dan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). 

"Kita tunggu dulu Inmendagri nya. Nanti baru menyesuaikan dengan Peraturan Gubernur (Pergub) dan Peraturan Wali Kota (Perwali)," ujar Ibnu pada Selasa, (14/09/21). 

Sedangkan untuk sektor perekonomian menurut Ibnu, sudah lebih dulu mendapat kelonggaran. Termasuk juga kegiatan olahraga dan Tempat Ibadah serta Majelis Taklim. 

"Tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat. Masyarakat juga kita himbau agar tidak lalai," tutupnya. 

Rian akhmad/ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!