Oknum ASN RSUD Ulin Ditangkap, Diduga Terima Gratifikasi Memenangkan Tender

hallobanua.com, Banjarmasin - Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan menangkap dua orang tersangka kasus dugaan gratifikasi dalam operasi tangkap tangan (OTT) di sebuah rumah makan di Jalan Ahmad Yani KM 5 Banjarmasin, pada bulan Agustus lalu. 

Satu orang tersangka berstatus aparatur sipil Negara (ASN) RSUD Ulin Banjarmasin berinisial SBH. 

Seorang lainnya lagi berinisial SH yang merupakan rekanan dalam pengadaan alat kesehatan (alkes) di RSUD Ulin. 

Saat penangkapan oleh Subdit Tipikor Dit Reskrimsus Polda Kalsel, dari pelaku gratifikasi ini polisi temukan barang bukti Rp.11.500.000 rupiah yang disebut sebagai hadiah atas keberhasilan memenangkan tender pengadaan alat kesehatan oleh PT Capricorn Mulia yang diantaranya berupa tempat tidur untuk unit gawat darurat. 

SBH oknum ASN RSUD Ulin ini disebut bisa berhubungan dengan operator panitia pengadaan sehingga perusahaan tersebut bisa memenangkan tender. 

Kedua tersangka dihadirkan dalam pers rilis di Media Center Bid Humas Polda Kalimantan Selatan, Selasa (14/9/21) pagi. 

“Dari hasil pemeriksaan, tersangka SBH mengakui bahwa uang senilai Rp 11,5 juta lebih yang diserahkan kepada SH kepadanya merupakan hadiah karena perannya membantu dalam lelang pengadaan barang berupa alat kesehatan di RSUD Ulin,” ungkap Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochammad Rifai. 

Ditambahkan oleh Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Kalsel, AKBP Amin Rovi,  selain barang barang bukti uang Rp11,5 juta, ada pula barang bukti lain berupa amplop coklat, tas dan smartphone yang diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut. 

Tim Liputan/ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!