Polisi Simpulkan Kematian Satu Keluarga Akibat Kehabisan Nafas

hallobanua.com, Banjarmasin - Pihak kepolisian memberikan pernyataan terkait insiden tewasnya satu keluarga di dalam sebuah gudang baju di Jalan Pangeran Antasari, Komplek Ratu Zaleha, Gang Ki Hajar Dewantara Kelurahan Karang Mekar, Banjarmasin Timur. Jumat (11/9/21) malam. 

Polisi akhirnya memberikan pernyataan dan kesimpulan dibalik terjadinya peristiwa itu. 

Kapolsek Banjarmasin Timur, AKP Pujie Pirmansyah, saat dikonfirmasi mengungkapkan hasil dari visum di rumah sakit bahwa tidak ada tanda kekerasan. 

Penyelidikan lebih lanjut pun tidak dilakukan karena permintaan dari pihak keluarga yang sudah ihklas 
dengan kepergian korban. 

"Karena keluarga tidak bersedia untuk dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan. Namun, sang pemilik rumah akan tetap dimintai keterangan," ucapnya. 

Kapolsekta mengatakan dugaan penyebab meninggal dunia karena tertimpa tumpukan pakaian dan kehabisan napas karena tidak bisa keluar dari sana. 

"Sementara dugaan karena tertindih pakaian disana, kita tidak bisa juga memaksakan karena keluarga sudah membuat surat pernyataan," ujarnya. Sabtu (11/9/21). 

Sebelumnya, satu keluarga tersebut adalah  Akhmad Saubari (42), sang istri, Sela Pujita (33), dan anak mereka Siti Khadijah (6), warga jalan KS Tubun Teluk Kelayan, Banjarmasin Selatan. 

Ketiganya meninggal dunia pada Jumat (10/9/21) sekitar pukul 21.30 Wita dengan kondisi tragis, saat ditemukan sudah tercium bau tak sedap. 

Mereka tertimbun tumpukan plastik berisi baju yang disimpan di bangunan tersebut. 

Dky/ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!