PTM Dibuka Lagi, Walikota Tekankan Prokes Saat Datang dan Pulang

hallobanua.com, Banjarmasin - Status PPKM Level III saat ini sudah diperoleh Kota Banjarmasin. 

Hal itu pun membuat Pemerintah Kota (Pemko) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin bakal kembali menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah. 

"Kami sudah sampaikan ini kepada Kadisdik Kota Banjarmasin kalau saat ini kita sudah turun ke level III. Sehingga memungkinkan untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka, bagi anak-anak SD dan SMP," ucap Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, Minggu( 19/09/21). 

Meski begitu, Walikota Banjarmasin tetap menekankan pada penerapan disiplin protokol kesehatan (Prokes). 

Ia pun menyikapi kerumunan yang sering terjadi ketika proses mengantar dan menjemput siswa. 

"Itu jadi catatan kita untuk pelaksanaan PTM nanti. Tentu harus disiplin, jangan sampai ada yang lalai apalagi abai dengan prokes," tegasnya. 

Pihaknya pun turut menurunkan personel Satpol PP Kota Banjarmasin, agar mengantisipasi keadaan tersebut agar tidak sampai terjadi lagi kerumunan siswa. 

"Karena kerumunan siswa di satu titik itu harus segera diurai," tekannya. 

Selain itu, pihaknya juga akan memastikan PTM kali ini tetap mengutamakan syarat vaksinasi yang harus tuntas, khususnya bagi guru dan tenaga pendidik lainnya. 

"Syarat kedua selain prokes adalah sudah divaksin, baik guru, pegawai TU maupun seluruh pihak yang bersangkutan dengan sekolah harus sudah divaksin.  Kecuali memang ada alasan medis tidak bisa divaksin," ujar Ibnu. 

Adapun terkait vaksinasi siswa atau pelajar, Ibnu memastikan bahwa pihaknya tetap memasifkan pemberian vaksin pada anak-anak sekolah, meski bukan menjadi syarat utama pelaksanaan PTM. 

"Yang melaksanakan PTM ini sekolah yang berada di zona hijau dan kuning. Banjarmasin sekarang kan sudah tidak ada zona merah lagi. Jadi seluruh sekolah di Banjarmasin memungkinkan untuk melaksanakan PTM," pungkasnya. 

Ibnu juga mengaku, pelaksanaan PTM lebih membuat siswa tertib dalam menjalankan prokes dibandingkan saat berada di lingkungan rumah atau bermainnya. 

"Karena ketika di sekolah, guru-guru juga terus mengingatkan siswanya. Satgas Covid-19 kita juga terus memantau perkembangannya," tutup Ibnu. 

rian akhmad/ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!