Tergerus Pandemi Covid-19, Namun, Taman Satwa Jahri Saleh Masih Terawat

Taman Satwa Jahri Saleh Banjarmasin

hallobanua.com, Banjarmasin - Pandemi Covid-19 tentunya cukup berdampak di Kota Banjarmasin. Salah satunya yakni sektor pariwisata. 

Di taman satwa atau kebun binatang mini Jahri Saleh,  hampir dua tahun tutup sejak merebaknya pandemi Covid 19, ikut terdampak. 

Meski begitu, tempat rekreasi yang dikelola oleh Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) tersebut masih cukup terawat. 

Kepala DKP3  Banjarmasin, Muhammad Makhmud mengatakan, petugas masih memfokuskan pada perawatan tempat dan pemeliharaan satwa di dalamnya . 

Misalnya, merawat hewan-hewan jenis primata yang ada di kandang, seperti Uwa-uwa, Beruk dan Monyet serta jenis binatang lainnya 

"Petugas tetap membersihkan kandang dan memberikan makan hewan secara rutin," ucapnya, saat ditemui awak media di Taman Satwa Jahri Saleh. 

Sayangnya, binatang primata tersebut juga tidak mampu bertahan dikondisi ekstrem. Contohnya saat banjir melanda kota Banjarmasin awal 2021 lalu, areal Taman Satwa Jahri Saleh ternyata juga ikut terendam. 

Beberapa hewan peliharaan pun ditemukan mati, karena tidak mampu bertahan. 

"Pada saat banjir ada binatang yang tidak tahan dengan air. Terutama hewan jenis primata yang mati. Sebagian juga ada hewan yang sakit," terangnya. 

Selain itu, ia menjelaskan bahwa, jika memang Taman Satwa ini sudah diberikan untuk buka, pihaknya akan mempersiapkan penerapan protokol kesehatan bagi pengunjung nantinya. 

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan melakukan sedikit pembenahan dan penataan di bagian tanaman. Tujuannya, agar sinar matahari bisa masuk ke areal kebun binatang mini. 

"Karena anggaran kita juga terbatas maka persiapan yang kami lakukan hanya sebatas pembenahan dan penataan taman," tutupnya. 

Sementara itu, Kepala UPT Taman Satwa Jahri Saleh, Abdul Muis merincikan, ada empat satwa primata jenis Uwa-Uwa yang mati saat banjir melanda. 

"Sebelumnya ada enam Uwa-Uwa yang merupakan hibahan warga. Saat banjir empat ekor mati dan sisa tertinggal dua ekor sekarang," ujarnya singkat. 

Meski begitu, saat ini masih ada binatang yang masih dirawat petugas guna menjaga kelestarian taman satwa. 

"Adapun jenis-jenis binatang yang masih ada di Taman Satwa di antaranya Uwa-Uwa, Beruk, Monyet, Burung, Buaya, Ular Albino, Rusa, Ayam Mutiara dan Kucing Persia," tutupnya. 

rian akhmad/may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!