Tinggalkan Status PPKM Level IV, Banjarmasin Masih Tunggu Inmendagri

 
hallobanua.com, Banjarmasin - Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC- PEN) menyebutkan, bahwa Kabupaten/Kota di luar Jawa-Bali yang menerapkan PPKM level IV mengalami penurunan jumlah kasus.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Arilangga Hartarto menyebut, berdasarkan assesmen mingguan tertanggal 11 September 2021, Sebanyak 16 daerah turun ke level III dan satu daerah turun ke level II. 

Jika sebelumnya ditetapkan sebanyak 23 Kabupaten/Kota bertahan di status PPKM level IV, kini 17 daerah telah mengalami perbaikan atau penurunan. Termasuk Kota Banjarmasin keluar dari PPKM level IV. 

Terkait hal itu, Walikota Banjarmasin,H Ibnu Sina secara spontan mengucap rasa syukur dengan adanya informasi tersebut. 

"Alhamdulillah kalau begitu," ucap Ibnu, saat ditemui di Balai Kota, Selasa (14/09/21) siang. 

Meski begitu, Ibnu mengaku tetap mengutus Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Banjarmasin, Machli Riyadi ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk sinkronisasi data kepada pemerintah pusat. 

"Pagi tadi, Kadinkes sudah berangkat. Kita ingin pastikan lagi data kita dan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) sama. Karena dampaknya sangat besar bagi masyarakat," tambahnya. 

Meski begitu, Ibnu masih belum mengambil keputusan untuk melakukan pelonggaran yang meliputi Tempat Wisata, Tempat Hiburan Malam (THM), pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan Majelis Taklim.

"Kita tunggu dulu Inmendagri nya. Nanti baru menyesuaikan dengan Peraturan Gubernur (Pergub) dan Peraturan Wali Kota (Perwali)," pungkasnya. 

Namun, untuk sektor perekonomian menurut Ibnu, sudah lebih dulu mendapat kelonggaran. Termasuk juga kegiatan olahraga dan Tempat Ibadah serta Majelis Taklim. 

"Tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat. Masyarakat juga kita himbau agar tidak lalai, tetap waspada," tutup Ibnu. 

Penulis : rian akhmad/ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!