Dipromosikan Jadi Kasi, Mantan Ajudan Wali Kota Ini Siap Jalankan Tugasnya

hallobanua.com, Banjarmasin -  Lepas menjadi Kepala UPTD Pajak di Kecamatan Banjarmasin Selatan selama kurang lebih 2 tahun. Jenjang karir M.Syarif kini naik dan dipromosikan menjadi Kasi Penagihan Pajak Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Banjarmasin. 

Sebelumnya, Syarif panggilan akrabnya sempat menjadi Ajudan Wali Kota H.Muhidin selama 3,5 tahun. Berlanjut kemudian menjadi ajudan Wali Kota Ibnu Sina  4 tahun lebih. 

Usai melayani pucuk pimpinan di Pemko Banjarmasin, Syarif dipromosikan dan  dipercaya lagi menduduki posisi Kepala UPTD Pajak di Kecamatan Banjarmasin Selatan dan menjalankan tugas dan tanggung jawab hingga 2 tahun. 

"Dalam dua tahun menjadi kepala UPTD, saya berusaha bekerja dengan penuh tanggungjawab, apa-apa yang menjadi tugas dilaksanakan dan Alhamdulillah target PBB di Banjarmasin Selatan selalu terpenuhi bahkan melampaui target, "kata Syarif, kepada hallobanua.com, Selasa (5/10/21). 

Kinerja ini ternyata menjadi perhatian pemko dan sejak 1 Oktober 2021, Syarif ditarik masuk ke Badan Keuangan Daerah dan menjadi Kasi Penagihan Pajak Daerah Kota Banjarmasin. 

Atas kepercayaan tersebut, Syarif menyatakan siap menjalankan tugas dan tanggungjawabnya secara profesional.  

"Pada posisi jabatan sekarang, tak hanya menangani soal PPB tetapi semua sektor pajak Kota Banjarmasin, saya siap dimanapun untuk menjalankan tugas dengan sebaik-,baiknya "ujarnya.

Mengingat cukup banyak potensi pajak di kota ini, ia sepertinya sudah memahami langkah-langkah pendekatan terhadap wajib pajak , terutama terhadap wajib pajak yang sudah jatuh tempo. 

"Langkah awal pendekatan secara persuasif, yakni kami memberikan surat himbauan pembayaran," timpalnya. 

Selanjutnya, jika belum memenuhi kewajibannya pihaknya akan memanggil wajib pajak tersebut. 

"Bisa juga kita yang mendatangi langsung wajib pajak tersebut, "tuturnya. 

Pada kesempatan tersebut, lanjutnya, pihaknya  memberikan tempo waktu beberapa lama kepada wajib pajak agar bisa memenuhi kewajibannya. 

"Apabila belum bayar juga kita akan lakukan mediasi dengan kejaksaan dengan memanggil wajib pajaknya, "jelasnya. 

Sementara itu, saat menjabat sebagai Kepala UPT di Kecamatan Banjarmasin Selatan, dirinya juga menuntaskan adanya kebijakan penghapusan sanksi adminitrasi Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PPB-P2) khusus UPTD Banjarmasin Selatan memacu kesadaran masyarakat untuk membayar kewajibannya membayar PPB pada tahun ini. 

Potensi PBB yang sudah tercatat hingga september 2021, telah terelisasi 79 persen atau sekitar Rp 2 miliar dari target PBB-P2 sekitar Rp 2,4 Miliar. 

"Alhamdullah sudah mencapai 79 persen terealisasi PBB hingga september ini, kita kejar tinggal 400 jutaan lagi," ungkap Syarif beberapa waktu lalu. 

Ia mengatakan, UPTD PBB Banjarmasin Selatan melayani pembayaran PBB untuk 12 Kelurahan. 

Selama 2021 ini, kelurahan yang persentase tertinggi dalam pembayaran PBB  yakni Kelurahan Mantuil dengan persentase 94, 11 persen, kelurahan Pekauman 92, 71 persen, Kelurahan Basirih Selatan 82.05 persen. Selanjutnya, kelurahan Pemurus dalam 77,10 persen, Kelurahan Murung Raya 76,54 persen, Kelurahan Kelayan 76, 38 persen, Kelayan Timur 76,36 persen, Pemurus Baru 75 persen, Kelayan Barat 73,98 persen, Tanjung pagar 69, 25 persen, Kelayan Tengah 59,34 persen, dan kelayan dalam 54,29 persen. 

Sedangkan potensi PBB terbesar di Banjarmasin Selatan, diantaranya Kelurahan Pemurus Dalam sekitar Rp 871 juta, Kelurahan Pemurus Baru Rp 455 juta, Kelurahan Basirih Selatan Rp 360 juta, Mantuil Rp 272 juta, Kelayan Rp 138 juta. 

Kini, ia pun terus menggali potensi PBB di wilayah tersebut dengan menyasar perumahan baru. 

Ia juga mengingatkan bahwa kebijakan  Wali Kota Banjarmasin H.Ibnu Sina melalui Perwali No 30 tahun 2021 tentang Pembebasan sanksi adminitrasi Pajak Bumi Bangunan Pedesaan Perkotaan, Pajak Reklame, Pajak Restoran, Pajak Hotel dan Hiburan diberikan hingga akhir 2021. 

"Layanan lebijakan penghapusan denda ini sebagai kebijakan dampak ekonomi akibat pandemi covid-19 dan pelayanan diberikan hingga Desember 2021, " pungkas Syarif. 

Dya/ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!