Dirjen Hubdat Resmikan Jembatan Timbang Kintap

hallobanua.com, Banjarmasin - Target memberantas tuntas angkutan barang yang melanggar batas lewat program Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) tahun 2023. Bakal digencarkan khusunya di Wilayah Kalimantan Selatan. 

Pernyataan itu, Disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat (Hubdat) Budi Setiyadi saat peresmian Jembatan Timbang Kintap Tanahlaut, lewat virtual di Terminal Gambut Barakat, Kabupaten Banjar, Kamis (7/10/2021). 

Dirjen Setia Budi mengatakan, bahwa berdasarkan keterangan Menteri PUPR kerugian negara akibat truk ODOL mencapai 43 Triliun Rupiah. 

Bahkan, kendaraan- kendaraan ODOL tersebut dinilai dapat merugikan banyak pihak, karena mengakibatkan tinghinya angka kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa. 

"Pertahun anggaran negara dialokasikan 43 Triliun untuk perbaikan jalan rusak hanya karena ODOL itu, juga menyebabkan banyak kecelakaan lalu lintas," Sebutnya. 

Dia pun meminta agar para pihak yang terlibat baik pelaku usaha, pemilik barang dan truk untuk bisa bekerja sama dalam mendukung program ini. 

"Saya harap dukungan semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan program Kementrian Perhubungan ini," ucapnya. 

Dirinya juga menegaskan akan menyiapkan sanksi yang lebih berat untuk para pelanggar dalam memberantas ODOL 

"Nanti didalam revisi UU 22, sanksi nanti dendanya akan kita tingkatkan, yang melanggar nanti tidak hanya pengemudi saja juga pemilik barang dan pemilik kendaraannya," tegasnya. 

Sehingga dengan diresmikannya Jembatan Timbang Kintab Tanah Laut, sebagai salah satu upaya memperketat pengawasan terhadap pelanggaran ODOL di daerah. 

"Kita harapkan bisa semakin banyak juga menindak pelanggaran terhdapa ODOL," harapnya. 

Dalam acara, peresmian Jembatan Timbang Kintap Tanahlaut itu, Dirjen Budi Setia juga melakukan pemotongan atau normalisasi satu unit truk yang terbukti melebihi dimensi atau over dimension. 

Kendaraan tersebut akan dikembalikan ukurannya sesuai standar. Dengan demikian diharapkan sebagai contoh agar kepada pengusaha transportasi barang yang memiliki kendaraan ODOL untuk segera melakukan normalisasi kendaraannya sesuai ketentuan. 

Dky/ may

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!