Disurati DPRD, Pemko Banjarmasin Tetap Akan Tertibkan Baliho Bando di Kawasan Jl. Ayani

hallobanua.com, Banjarmasin - Setelah dilayangkannya Surat Peringatan ke 3 kepada pengusaha advertising, DPRD angkat bicara bakal memanggil Walikota Banjarmasin, perihal rencana penertiban baliho/ bando di kwasan Jl. A Yani,  

Bahkan, pihak pengusaha advertising meminta bantuan dengan Anggota DPRD Kota Banjarmasin untuk penundaan penertiban baliho bando tersebut. 

Padahal, dengan adanya SP 3 itu, pemko berharap para pengusaha advertising di Banjarmasin agat segera menertibkan sendiri Baliho Bando milik mereka. 

Ketua DPRD Kota Banjarmasin, memberikan surat kepada Wali Kota Banjarmasin, per tanggal 23 September 2021 lalu. 

Adapun isinya yakni agar pemko memberikan penundaan untuk penertiban baliho bando, sesuai dengan hasil kesepakatan pada rapat sebelumnya antara pihak Pemko Banjarmasin dan pengusaha Advertising. 

"Ya kami terima surat itu, dan kami sudah mendisposisikan ke Kasatpol PP Kota Banjarmasin untuk dipelajari lagi isi surat tersebut," ucapnya Ibnu Sina, Sabtu (02/10/21). 

Selain itu, alasan penundaan lainnya yakni karena pihak DPRD Kota Banjarmasin masih sedang membahas rancangan peraturan daerah (Raperda) penyelenggaraan reklame, yang merupakan penyempurnaan dari Perda sebelumnya. 

Meski begitu, Ibnu menjelaskan bahwa saat ini proses pemberian SP 1 hingga SP 3 itu sedang dijalani. 

Ia pun menghargai anggota DPRD Kota Banjarmasin yang telah memfasilitasi untuk mengundang para pelaku usaha advertising. 

"Sebenarnya ceritanya ini terulang-ulang. Artinya proses ini sudah di tahun lalu. Bahkan kita sampai digugat, tetapi tidak terbukti dengan keluarnya surat dari Polda Kalsel. "Itu sebenarnya sudah cukup bagi Pemko Banjarmasin, untuk melaksanakan penertiban," tambahnya. 

Pucuk pimpinan Kota Seribu Sungai ini juga menegaskan bahwa Pemko Banjarmasin telah berjalan diatas aturan, yang mana DPRD Kota Banjarmasin itu juga merupakan dari bagian Pemko Banjarmasin. 

"Jadi saya kira, silakan jalankan fungsi pengawasan, fungsi legislasinya dan fungsi budgetingnya. Kemudian Pemko jika diperlukan kita bisa memberikan penjelasan, agar kota kita ini lebih tertata lagi," imbuhnya. 

Terakhir, Ibnu juga menginginkan Banjarmasin ini menjadi kota yang bagus, dan indah. 

Untuk itu ia menginginkan penataan kota bisa segera dilakukan, salah satunya dengan menertibkan baliho bando, terlebih bando yang sudah terpotong separuh. 

"Siapa yang bertanggung jawab apabila terjadi kecelakaan, kalau misalkan besi dari bando yang terpotong separuh itu jatuh. Kalau itu sampai terjadi yang disalahkan pasti Walikota. Kenapa tidak segera diambil tindakan," tuturnya. 

Mengantisipasi hal itu, Ibnu pun sudah menyampaikan  ke Satpol PP untuk mempersilahkan dan melanjutkan pembongkaran. 

"Kalau misalkan ingin melakukan pemanggilan, silakan disampaikan penjelasannya. Saya kira dewan bisa memahami proses yang sudah berjalan," pungkas Ibnu. 

rian akhmad/ may

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!