Ini Bentuk Protes Walli Kota Ibnu Sina ke Pemerintah Pusat Buntut Banjarmasin Masih PPKM Level 4


hallobanua.com, Banjarmasin - Keputusan Pemerintah Pusat yang kembali menetapkan Kota Banjarmasin di PPKM level IV, membuat Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina mengirim surat protes kepada pemerintah pusat. 

Dalam surat tersebut, Walikota meminta Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) untuk mengoreksi lagi level PPKM di kota Seribu Sungai ini. 

"Saya sudah mengirim surat. Semoga bisa dievaluasi lagi. Terimakasih kalau Pak Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto bisa mendengarkan aspirasi kita," ucap Ibnu, saat dikonfirmasi hallobanua.com, Kamis, (07/10/21). 

Menurutnya, pengiriman surat tersebut didasari dari 3 indikator penentuan level yang telah dianggap terpenuhi. 

Yaitu jumlah kasus mingguan dari tanggal 28 September hingga 3 Oktober berada pada angka 3,9 per 100 ribu penduduk. 

Kemudian kasus perawatan mingguan di angka 2,5 per 100 ribu penduduk dan Bed Occupancy Rate (BOR) atau hunian tempat tidur di rumah sakit yakni 4 persen. 

Namun rupanya ada penilaian tambahan dari Pemerintah Pusat yakni terkait positivity rate, vaksinasi lansia dan testing yang masih terbatas. 

"Tiga indikator itu sudah masuk semua. Apalagi sudah diumumkan pada evaluasi minggu pertama bahwa tidak ada lagi level IV di luar Jawa-Bali. Itu kan memberikan harapan kepada warga. Provinsi Kalsel saja tidak masuk level IV, kenapa kita Banjarmasin level IV," keluh Ibnu. 

Pucuk pimpinan Kota Seribu Sungai itu mengaku, tidak menginginkan masyarakat terbebani dengan panjangnya penerapan PPKM level IV. Pasalnya, Banjarmasin sudah layak keluar dari level IV. 

"Itu inti dari protes yang kita  sampaikan. Kalau level IV terus menerus kan seolah-olah kita ini tidak bekerja. Banjarmasin suasananya mencekam. Padahal normal. Makanya turunkan lah levelnya," pintanya 

Selain itu  Ibnu juga menyatakan saat ini pasien Covid-19 di RSUD Sultan Suriansyah sudah tidak ada lagi. Bahkan di RSUD Ulin yang menjadi rujukan, tinggal tersisa 5 pasien Covid-19. 

bnu juga menerangkan, bahwa penerapan PPKM level IV kali ini mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terbaru yakni nomor 48 Tahun 2021. Dimana masih diterapkan dengan kelonggaran-kelonggaran aktivitas, salah satunya di sektor ekonomi. 

"Mall boleh buka namun kapasitasnya dikurangi, kemudian Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tetap bisa dilaksanakan," pungkasnya. 

rian akhmad/ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!