Pemuda Diharapkan Miliki Ilmu Teknologi dan Iman Taqwa

hallobanua.com, Banjarmasin - Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina menjadi Narasumber Seminar Growth Hacking dengan Tema Muhasabah Pemuda Terhadap Transformasi Teknologi Digital yang berlangsung di Aula Seminar Fakultas Hukum Uniska, Senin (11/10/21). 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dekan Fakultas Hukum UNISKA  Dr. Afif Khali, S.HI, SH.,MH, Pengurus PB HMI, Muhammad Rahmani Yusuf, S.Pd., M.A dan CEO Acedemy Plus, Muhammad Aulia Rahman serta para peserta undangan. 

H Ibnu Sina menuturkan perkembangan zaman modernisasi seperti sekarang dunia teknologi semakin canggih dan selalu ada inovasi-inovasi terbaru yang menyebabkan tergantikannya posisi manusia untuk bekerja. 

"Nah, kemudian setiap masa, setiap era, setiap tahapan itu ada kompetensi yang harus dimiliki, makanya penting untuk kemudian setiap jenis nya membahas dan langsung dari guru  kita," tutur H Ibnu Sina. 

Ia mengapresiasi seminar diskusi tersebut, diakuinya kegiatan itu luar biasa dengan tema Growth Hacking, pasalnya kita semua ujarnya, khususnya anak muda mesti harus mempunyai kompetensi dan keahlian yang melek teknologi sehingga keberadaan pemuda tidak tersisihkan oleh teknologi yang maju. 

"Berarti peretas pertumbuhan artinya peretas bukan berarti keahlian yang harus dimiliki, punya kecepatan, punya kemampuan. Muhasabah pada pemuda, pada zaman membentuk pemuda-pemuda Sholeh ini biasanya introspeksi dulu," ucap H Ibnu Sina. 

Kemudian, H Ibnu Sina mengungkapkan bahwasanya selain skill dan kompetensi para pemuda juga mesti memiliki Imtek dan Imtaq yang sangat penting di zaman globalisasi sekarang. 

"Bahwa seluruh pemuda itu harus merekrut IMTEK DAN IMTAQ, adalah Ilmu Teknologi dan Iman Taqwa. Seperti berilmu, berahlak ulun sepakat, jangan sampai makin tinggi ilmunya makin tidak berahlak, makin tinggi ilmunya makin bahaya. Karena buah dari ilmu adalah ahlak," pungkasnya. 

Diskominfotik dan tim liputan/ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!