Ratusan Benda Pusaka Tradisional Dipamerkan di Hari Museum Indonesia


hallobanua.com, Banjarmasin - Ratusan benda pusaka peninggalan di Kalimantan Selatan (Kalsel) dipamerkan dalam rangka Hari Museum Indonesia, yang dilaksanakan di halaman Museum Wasaka, Jl. Benua Anyar, Senin, (11/10/21). 

Ratusan pucuk senjata peninggalan dari 3 museum di Kalsel serta dari para komunitas pencinta benda pusaka tersebut ikut dipamerkan. 

Mulai dari jenis parang, belati, mandau, baju jirah hingga berbagai tombak dan sumpit notabennya merupakan senjata tradisional Kalimantan Selatan. 

Benda pusaka lainnya dari Museum Lambung Mangkurat, Museum Rakyat Hulu Sungai Selatan, Museum Waja Sampai Kaputing serta Komunitas Wasaka. 

"Yang kami tampilkan sekitar ratusan pucuk dari berbagai jenis. Bahkan jika pameran tunggal bisa mencapai ribuan. Karena 1 anggota itu biasanya punya puluhan," terang Embron, anggota Komunitas ,Wasi  Pusaka Banua, Senin, (11/10/21). 

Tujuan  kegiatan tersebut disamping memperingati hari museum Indonesia, juga untuk mengumpulkan para penggiat atau penghobi benda pusaka seperti senjata tradisional. 

"Jadi kami gabungkan semua disini, untuk melestarikan, mencintai dan mengenal benda-benda sejarahnya," tuturnya. 

Dipameran ini juha kegiatan dilakukan identifikasi jenis senjata, membersihkan pusaka, mengenalkan pusaka serta mencari latar belakang dan sejarah pusaknya. 

"Banyak keunikan di pusaka ini, bahkan yang antilogis. Saat kita membersihkan pusaka, bisa berubah warna,  Itulah daya tariknya," kata Embron. 

Ia pun berharap meski dimasa pandemi Covid-19 saat ini, diharapkan kegiatan ini dapat menjalin silaturahmi antar sesama anggota dan para pecinta benda pusaka tradisional 

rian akhmad/ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!