Satu Pelaku Perampokan Emak-Emak Ditangkap Saat Ingin Kabur Dengan Kapal Tujuan Surabaya

hallobanua.com, Banjarmasin  -  Aksi perampokan terhadap seorang ibu-ibu yang sempat viral di media sosial karena terekam CCTV saat beraksi menggunakan satu unit mobil berwarna silver, di Jalan Kelayan B Gang Kurnia RT 2, Kelurahan Kelayan Timur, Kecamatan Banjarmasin Selatan. Selasa kemarin, terungkap. 

Salah satu pelakunya akhirnya berhasil diamankan Polisi, saat ingin kabur meninggalkan Banjarmasin menggunakan kapal penumpang menuju Surabaya, Selasa malam. 

Penangkapan pelaku melibatkan Tim Opsnal Polsek Banjarmasin Selatan dibantu Resmob Polda Kalsel serta  Timsus dan Satreskrim Unit Jatanras Polresta Banjarmasin. 

Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Yopie Andri Haryanto saat dihubungi awak media, mengatakan pihaknya telah mengamankan salah seorang pelaku berinisial R (41) warga Duren Sawit Jakarta. 

“Kita amankan dalam sebuah kapal saat ingin berusaha kabur ke Surabaya. Tapi dia sendirian,” ucapnya, melalui via  seluler, Rabu (6/10/2021) sore. 

Sedangkan satu orang lagi masih dalam pengejaran petugas, karena diduga adalah kejahatan lintas provinsi. 

"Pelaku satunya dalam pengejaran dan pengembangan," ujarnya. 

Sementara Kapolsek menerangkan, penangkapan itu berbekal dari penyelidikan dengan melacak plat mobil yang digunakan kedua pelaku. 

“Kita dapat informasi mereka menumpang sebuah kapal,” ungkapnya. 

Pihaknya lalu melakukan pengejaran dengan sebuah kapal tunda milik Pelni hingga menemukan dan mengamankan salah satu orang pelaku. 

"Pelaku saat berada di kapal penyeberangan yang telah labuh jangkar di kawasan Tanjung Melan atau 1,5 jam setelah perjelanan dari Trisakti," tutupnya. 

Sebelumnya diketahui, korban bernama Salbiah (65) warga Jalan Kelayan B Gang Kurnia RT 2, Kelurahan Kelayan Timur, Kecamatan Banjarmasin Selatan. 

Dua orang pria menghampirinya menggunakan sebuah mobil berwarna silver merk Honda Brio. Dengan mengaku sebagai keluarga jauh dari korban. 

Kemudian, korban diajak untuk masuk mobil. Didalam perjalanan korban sempat menanyakan rumah diduga pelaku itu dan diduga pelaku hanya berkata rumahnya dekat Masjid. 

Sesampainya depan Kelayan (Muara) dekat Masjid, tiba tiba mobil berbunyi seperti alarm, dan diduga pelaku langsung menghentikan mobil yang ia kendarai. 

Saat itu juga, korban diminta untuk melepas cincin yang ia kenakan di jari jarinya untuk disimpan ke dalam dompet miliknya. 

Kemudian korban diajak jalan jalan, saat itu Korban dibentak untuk tetap diam dan diminta untuk menyerahkan perhiasan nya. Bahkan diancam akan dibunuh oleh diduga pelaku. 

Korban pun akhirnya diturunkan oleh kedua pelaku di Jalan Liang Anggang Kota Banjarbaru ditempat yang terbilang sepi usai dirampas semua perhiasannya. 

Adapun perhiasan yang diambil oleh diduga pelaku sebanyak kurang lebih 50 gram emas dengan harga puluhan juta itu seperti 3 cincin 1, sebuah gelang dan sebuah kalung. 

Dky/ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!