Tidak Terima Dituduh Mencuri Buah Nangka, AS Lukai Seorang Ibu dan Anaknya

hallobanua.com, Kotabaru - Pelaku pembacokan di Pulau Laut Barat berhasil ditangkap Satuan Reskrim Polres Kotabaru bekerjasama dengan anggota Polsek Pulau Laut Barat. 

Pelaku tega membacok seorang ibu bersama anak perempuannya kerena sakit hati dituduh mencuri buah nangka milik korban. 

Dalam jumpa pers, Kapolres Kotabaru AKBP M Gafur Aditya Harisada Siregar, Kasat Reskrim Akp Abdul Jalil, dan Iptu Soqif Febrian, Kasat Intelkam mengungkap kasus pembacokan di Ruang Aula Mapolres Kotabaru, Kamis (7/10/2021). 

"Setelah dua hari menjadi buronan, tersangka AS (21) berhasil ditangkap oleh Tim Macan Bamega (Unit Buser Polres Kotabaru), bekerjasama dengan Anggota Polsek Pulau Laut Barat, dibawah pimpinan Kasat Reskrim, AKP Abdul Jalil, didampingi Kapolsek Pulau Laut Barat, Ipda Ramli Aziz di rumah kediaman pelaku yang beralamat di Desa Gemuru, Kecamatan Pulau Laut Barat Kotabaru (6/10/2021) Rabu malam," ujar Kapolres M Gafur. 

Di tempat yang sama, pelaku AS kepada awak media mengatakan, pelaku dituduh mencuri buah lantaran pelaku setiap hari melewati kebun milik korban, sehingga korban menuduh tersangka AS (21) mengambil sebuah nangka di kebun. 

"Karna saya tidak terima dituduh mencuri, dan diancam mau dilaporkan, makanya saya tebas pakai parang," ujar tersangka AS. 

"Merasa tidak terima dituduh mencuri, akhirnya tersangka AS mencabut sebilah parang yang terselip di pinggangnya dan menebas korban," ungkapnya. 

Dijelaskan Kapolres Kotabaru AKBP M Gafur Aditya Harisda Sitregar, Saat ini kedua korban masih dirawat di rumah sakit, dan anak perempuan yang berumur 14 tahun masih tidak sadarkan diri setelah selesai menjalani proses operasi. 

"Kedua korban masih dalam perawatan medis, karena mengalami luka yang cukup parah. Sementara pelaku dan barang bukti kita amankan di Polres Kotabaru guna proses hukum lebih lanjut," pungkasnya. 

Atas perbuatannya melawan hukum, tersangka AS dijerat pasal 368 KUHP serta pasal 351 ayat (2), dan Undang Undang Perlindungan Anak. 

Hri/ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!