Tiga Pelaku Penganiayaan Gang Serumpun Dibekuk

hallobanua.com, Banjarmasin - Polsek Banjarmasin Barat berhasil membekuk 3 pelaku yang melakukan penganiayaan hingga menhilangkan nyawa Ahmad Muzakir (22).

Diketahui sebelumnya, Muzakir ditemukan tak bernyawa di Jalan Sutoyo S Gang Srumpun RT.57 RW.17 Kelurahan Pelambuan, Banjarmasin Barat pada Kamis, (07/10/21) dini hari tadi.

Kapolsek Banjarmasin Barat AKP Faizal Rahman didampingi Kanit Reskrim Ipda Hendra Agsustian Ginting, mengungkapkan, 3 pelaku yakni Andri Aprilianto alias Aan (19) warga Jalan Sungai Bilu Laut RT 01 No. 64 Kelurahan Sungai Bilu, Banjarmasin Timur. 

Selanjutnya, Erfan Erlangga (22), warga Jalan Pematang Panjang Km. 01 Komplek Dinar Mas 3 Blok C No. 76 Gambut, Kabupaten Banjar, serta Hidayatullah (26) warga Jalan Sakapermai Gang Irham RT 09 Kelurahan Belitung Selatan, Banjarmasin Barat. 

"Ketiganya merupakan teman, dan sudah kita amankan," ujar Kapolsek Selasa (12/10/21). 

Diketahui, tindakan pengeroyokan pada korban bermula saat istri Aan, yang sebelumnya sempat melintas di sekitar tempat kejadian, dihalang-halangi dan diganggu oleh korban. 

Istrinya pun lantas melaporkan kejadian tersebut kepada sang suami. 

"Pelaku ini tidak terima istrinya diganggu korban, lantas bersama dua temannya mendatangi korban," terang Kapolsek. 

Setelah adu mulut, cekcok antara mereka pun tak terindahkan hingga berujung penganiayaan yang menyebabkan nyawa Ahmad Muzakir melayang. 

Ditambahkan Kanit Reskrim, masing-masing pelaku mendapat 'jatah' melukai korban. 

"Aan menusuk korban di bagian belakang satu kali, Erfan menusuk korban di bagian dada sebanyak dua kali, dan Hidayatullah menusuk di bagian belakang sekali," beber Kanit Reskrim Barat. 

Usai melakukan perbuatannya, ketiganya lantas kabur dan berhasil ditangkap oleh anggota gabungan dari Resmob Polda Kalsel, Polresta Banjarmasin serta buser Polsek Banjarmasin Barat, Banjarmasin Utara, Banjarmasin Tengah, hingga Polsek Gambut pada Selasa (12/10/21) dinihari. 

"Yang ditangkap pertama kali adalah Aan, kemudian Hidayatullah, dan terakhir Erfan di rumah masing-masing," ucap Ipda Ginting. 

Dari para pelaku, diamankan barang bukti dua unit motor, senjata tajam, pakaian korban serta sendal yang tertinggal di TKP dan dibawa ke Mapolsekta Banjarmasin Barat. 

"Ketiganya disangkakan pasal 338 jo 170 ayat (2) ke-3 KUHP tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan korban kehilangan nyawa dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun," tutupnya. 

rian akhmad/ may

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!