Vaksiansi Lansia Masih Rendah, Ini Status PPKM Banjarmasin

hallobanua.com, Banjarmasin - Pemberlaluan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV di Kota Banjarmasin berakhri pada Senin, (04/10/21) hari ini. 

Diketahui, dua kota di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang melaksanakan PPKM level IV yakni Banjarmasin dan Banjarbaru. 

Namun, apakah PPKM di Kota Seribu Sungai akan turun level? 

Terkait itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Machli Riyadi mengatakan, pihaknya saat ini masih menunggu pengumuman dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian terkait hal itu. 

Namun, katanya, menurut analisa Dinkes Banjarmasin, saat ini Ibukota Kalsel ini berada pada level II. 

"Kita rapatkan hari ini dengan kepala-kepala puskesmas sudah menghitung bahwa Banjarmasin berada di level II," ungkapnya di Kantor Dinkes Banjarmasin, Senin, (04/10/21). 

Ujar Machli, hal itu merujuk pada petunjuk Teknis (Juknis) indikator yang ditetapkan Kementrian Maritim dan Investasi serta indikator yang ditetapkan Menteri Kesehatan. 

"Itu sama datanya, berada pada level II. Mudah-mudahan di pusat juga menetapkan level II agar tidak ada perbedaan data daerah dengan pusat," ingin Machli. 

Terkait kasus perawatan Covid-19, Machli mengungkapkan saat ini jumlah penghuni di rumah sakit mengalami penurunan. 

Salah satunya di RS Sultan Suriansyah. Dari 125 tempat tidur, hanya diisi 1 pasien terkonfirmasi Covid-19. 

"Kemudian di RS Ulin dari 350 tempat tidur, hanya ada 12 pasien. Ini sedikit sekali yang dirawat dan itu faktanya," terang Machli. 

Selain itu, Jubir Satgas Covid-19 itu memaparkan angka vaksinasi di Kota Seribu Sungai ini sudah berada diatas 50 persen. 

"Namun vaksin lansia nya saat ini per hari Minggu, (03/10/21) kemarin masih diangka 25,34 persen dari sasaran kita 45 persen lebih," kata Machli. 

Masih rendahnya vaksinasi lansia itu membuat pihaknya terus menggenjot kegiatan vaksinasi, khususnya untuk kalangan lansia. 

"Kalau lansia kita genjot lagi, kita bisa saja barangkali ke PPKM level I," terangnya 

Adapun dari 5 indikator penurunan leveling, seperti jumlah kasus mingguan dari tanggal 28 September hingga 3 Oktober ini terang Machli berada pada angak 3,9 per 100 ribu penduduk. 

Selanjutnya kasus perawatan mingguan yakni diangka 2,5 per 100 ribu penduduk sedangkan Bed Occupancy Rate (BOR) atau hunian tempat tidur di rumah sakit yakni 4 persen. 

"Jadi ketiganya itu level 1. Hanya saja indikator keempat yakni capaian vaksinasi 50,79 persen dan untuk lansia kita di 25,34 persen. Sehingga masih nyangkut disana. Jadi disimpulkan bahwa Banjarmasin berada pada level II," pungkasnya. 

rian akhmad/ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Install Hallobanua

Klik di sini!