BPBD Siapkan Anggaran Rp 6 M, Antisipasi Bencana Tanggap Darurat

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin Fahrurraji

hallobanua.com, Banjarmasin - Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin resmi menetapkan status siaga darurat banjir, angin puting beliung dan air pasang atau banjir rob pada 18 November 2021 tadi. 

Guna menunjang penanganan bencana saat status bencana menjadi tanggap darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin pun menyiapkan anggaran sebesar Rp 6 Miliar. 

"Untuk tahap awal disiapkan dana Rp 6 Miliar dari Belanja Tidak Terduga (BTT). Jika tidak cukup akan langkah lain. Seperti melakukan refocusing anggaran," ungkap Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Banjarmasin, Fahrurraji. 

Fahrurraji menjelaskan, dana miliaran rupiah nantinya akan digunakan untuk kebutuhan yang mendesak. 

Seperti penyediaan sembako, obat-obatan, dan tempat-tempat penampungan. 

"Tentunya untuk hal yang paling penting. Tapi dana Itu turun kalau sudah terjadi bencana," tegasnya. 

Selain itu, diketahui saat ini beberapa daerah sudah terjadi bencana bencana. Seperti banjir yang sekarang terjadi di Hulu Sungai Tengah (HST). Tentunya hal itu menjadi bagi Kota Seribu Sungai. 

"Di tempat kita ada beberapa wilayah juga tergenang. Seperti di wilayah Banjarmasin Timur dan Barat. Tapi tidak berlangsung lama," ungkap pria biasa disapa Raji tersebut. 

Pihaknya pun mengklaim bahwa sudah mendirikan posko induk siaga darurat bencana yang terdiri dari beberapa unsur. 

"Kita juga bentuk posko di setiap kecamatan untuk menerima informasi dan menginformasikan kondisi wilayah masing-masing," tutupnya. 

rian akhmad/ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar